MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pejabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto pimpin Apel Gabungan seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra bertempat di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (30/9).
Apel dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, para Kepala OPD, serta seluruh pejabat struktural dan fungsional lingkup Pemprov Sultra dan seluruh pegawai di jajaran Pemprov Sultra.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Sultra memberikan sejumlah arahan penting terkait pelaksanaan tugas pemerintahan, perkembangan daerah, serta persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan datang.
Arahan Pj Gubernur Sultra menyampaikan enam poin penting diantaranya Pertama terkait perpanjangan Masa Jabatan. Dimana berdasarkan Peraturan Presiden (Pepres) No. 98, masa jabatan Pj Gubernur Sultra diperpanjang hingga 5 September tahun depan. Ia menegaskan bahwa waktu efektif sebelum Pilkada tinggal 57 hari.
“Oleh karena itu, saya mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan agar tidak terjadi perpecahan yang dapat memicu konflik dan kerusuhan,” tegasnya.
Kedua tentang kondisi keuangan daerah. Disini,
Pj Gubernur menyampaikan terkait fiskal daerah yang masih rendah, di mana sebagian besar anggaran berasal dari dana transfer pusat. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya mencakup sekitar 36% dari total anggaran. Untuk itu, Pemprov Sultra akan terus berupaya meningkatkan PAD dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
“Ketiga perbaikan pelayanan publik dan Birokrasi, yang perlu di garisbawahi pentingnya memperbaiki pelayanan publik dan hubungan sosial antar berbagai pihak. Pemprov Sultra, terutama Kota Kendari sebagai ibu kota provinsi, diharapkan dapat menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik,” jelasnya.
Keempat, tahun lalu menghadapi El Nino-La Nina dan Inflasi, Pj Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov Sultra tahun lalu menghadapi ancaman perubahan iklim seperti El Nino dan La Nino sehingga Alhamdulillah tahun ini Pemprov Sultra sudah bergerak.
“Selain itu, saya ingatkan pentingnya menjaga stabilitas inflasi menjelang Pilkada serentak. Tingkat inflasi saat ini berada pada angka 1,6%, yang dinilai relatif baik. Namun, jika terjadi peningkatan inflasi, harga kebutuhan pokok bisa naik dan ini dapat menimbulkan kerawanan sosial,” terangnya.
Kelima pentingnya menjaga persatuan menjelang Pilkada. Dimana ditegaskan bahwa Pilkada harus berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terpecah dalam perbedaan politik. Perpecahan bisa berujung pada kerusuhan dan kerusakan fasilitas umum.
“Oleh karena itu, saya mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif selama Pilkada,” terangnya.
Pj Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan dan kerja sama selama masa jabatannya. Ia menekankan pentingnya kerjasama dan disiplin dalam bekerja untuk terus membangun Sultra.
“Saya mengajak seluruh pegawai untuk bekerja lebih baik lagi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga Sultra terus maju dan berkembang dalam suasana yang aman, damai, dan kondusif. Selamat beraktivitas dan semoga diberi kelancaran dalam melaksanakan tugas bagi seluruh aparatur Pemprov Sultra,” pungkasnya. (**)












