BerandaDaerah

Sidak di Bapenda Sultra, Wagub Hugua Tekankan Disiplin Terhadap ASN

×

Sidak di Bapenda Sultra, Wagub Hugua Tekankan Disiplin Terhadap ASN

Sebarkan artikel ini
Wagub Sultra, Hugua, saat melakukan sidak di kantor Bapenda Sultra. (FOTO: FAYSAL/MS)
Wagub Sultra, Hugua, saat melakukan sidak di kantor Bapenda Sultra. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra, pada Kamis pagi (10/7). Wagub tiba di lokasi sekitar pukul 07.31 Wita dan mendapati suasana kantor masih lengang. Sejumlah pegawai terlihat duduk santai di teras dan belum melaksanakan apel pagi sebagaimana mestinya.

Menanggapi hal itu, Hugua menyampaikan keprihatinannya terhadap rendahnya kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bapenda. Ia menilai ketidaksiapan mengikuti apel menunjukkan sistem kedisiplinan yang tidak berjalan secara baik.

“Sebetulnya kedisiplinan itu harus menjadi budaya. Tapi saya datang jam 07.31, mereka masih duduk-duduk di teras. Setelah saya tanya kenapa belum apel, baru bergerak apel. Ini pertanda sistem di sini tidak jalan,” tegas Hugua.

Menurutnya, apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan momen penting untuk memulai hari kerja dengan doa dan semangat kebersamaan.

Hugua menyoroti bahwa disiplin ASN tidak boleh bergantung pada kehadiran pimpinan semata. Ia menganggap alasan pimpinan dinas sedang bertugas di luar daerah tidak bisa menjadi pembenaran bagi pegawai yang lengah.

“Kalau pimpinan tidak ada, lalu semua pegawainya tidak disiplin, ini masalah. Jangan persalahkan orang luar. Kita saja datang sudah tidak disiplin, mau bikin apa?” ujarnya.

Wagub menegaskan bahwa sidak akan terus dilakukan, tidak hanya di pagi hari, tetapi juga siang dan menjelang pulang kerja, guna memastikan budaya disiplin benar-benar tumbuh di kalangan ASN.

“Selama disiplin ASN belum menjadi lifestyle, kami akan jalan terus,” katanya.

Untuk memastikan kedisiplinan berjalan konsisten, Hugua menyebut akan ada sanksi bagi ASN yang tidak patuh, mulai dari pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), pencatatan dalam penilaian kinerja, hingga pengumuman terbuka di hadapan seluruh pegawai.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Sultra, Nurhayati, mengungkapkan bahwa jumlah pegawai yang hadir saat sidak lebih dari 50 persen, meski sekitar 40 orang diketahui sedang bertugas ke luar.

Ia juga mengakui bahwa persiapan apel pagi kurang maksimal, dan alarm yang biasanya berbunyi pukul 07.30 untuk mengingatkan waktu apel, tidak terdengar saat itu.

“Biasanya jam 7:30 ada alarm untuk apel, tapi tadi jam 7:31 belum ada persiapan,” katanya.

Terkait pengawasan kehadiran, Nurhayati menyebut Bapenda telah menggunakan dua sistem absensi, yakni melalui aplikasi Symphony dan absensi manual, yang berlaku untuk seluruh UPTD di bawah Bapenda Sultra. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!