MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kota Kendari periode 2026-2031 resmi dilantik di Balai Kota Kendari, Kamis (18/6/2026). Organisasi ini diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan, sekaligus mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPP Tani Merdeka, Don Marzuki, menegaskan bahwa fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo dalam dua tahun ke depan adalah mewujudkan swasembada pangan dan energi. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga terjun langsung ke lapangan guna mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, nelayan, peternak, maupun pekebun.
“Tugas kawan-kawan ada di desa-desa dan kecamatan. Kalau Anda tidak turun, Anda tidak akan tahu persoalan apa yang dihadapi di lapangan. Deteksi persoalan, cari masalah setiap hari untuk diselesaikan agar masyarakat mendapatkan uluran tangan kita. Kita harus mampu menjadi mata dan telinga pemerintah di setiap daerah,” ujar Don Marzuki.

Menurutnya, keberadaan Tani Merdeka harus mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah, sehingga berbagai kebijakan yang berkaitan dengan sektor pangan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyambut baik pelantikan DPD Tani Merdeka Kota Kendari. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kapasitas petani, memperkuat kelembagaan, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Sudirman mengungkapkan, Kota Kendari memiliki dua kawasan yang berpotensi menjadi sentra pertanian utama, yakni Amohalo dan Labibia. Karena itu, sinergi antara Tani Merdeka dan Pemerintah Kota Kendari dinilai penting untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di daerah tersebut.
“Harapan kita, pengurus yang baru dilantik ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Kendari untuk membantu menyokong kebutuhan kelompok tani, mulai dari masalah irigasi, bantuan pupuk, bibit, hingga alat-alat pertanian,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Sulawesi Tenggara, Abdul Muis, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan pasca-pelantikan adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebijakan dan program kementerian dapat dikawal serta diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Di sisi lain, Ketua DPD Tani Merdeka Kota Kendari yang baru dilantik, Sahuriyanto Meronda, menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah perjuangan sekaligus pendamping bagi petani dan nelayan di Kota Kendari.
Ia menyebutkan, fokus utama kepengurusannya adalah memastikan berbagai program kerakyatan, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perikanan, dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Fokus utama kami tentu program kerakyatan. Kami akan memastikan proses pendampingan berjalan maksimal dan memastikan bantuan-bantuan dari kementerian benar-benar sampai ke tangan kelompok tani dan nelayan agar kehidupan mereka lebih sejahtera,” pungkas Sahuriyanto. (sal)












