Daerah

Tiga Hari Tersesat di Hutan, Warga Muna Berusia 63 Tahun Ditemukan Selamat

×

Tiga Hari Tersesat di Hutan, Warga Muna Berusia 63 Tahun Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, MUNA Seorang warga Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, yang dilaporkan hilang di kawasan hutan sejak 3 September 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Korban diketahui bernama La Baadi, laki-laki berusia 63 tahun. Ia sebelumnya dilaporkan hilang setelah pergi memasang jerat ayam hutan di sekitar kawasan hutan Desa Wuna.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan, informasi mengenai keberadaan korban diterima tim SAR pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 22.26 Wita.

Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, korban ternyata telah kembali ke rumahnya sekitar pukul 19.00 Wita dalam keadaan selamat. Korban diantar oleh pihak keluarga setelah sebelumnya ditemukan berada sekitar 50 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Menurut pihak keluarga, korban tersesat selama tiga hari di dalam hutan,” demikian keterangan KPP Kendari.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR terhadap warga yang diduga hilang di hutan Desa Wuna tersebut dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya SMC dan staf SMC, Unit Siaga SAR Muna, Polsek Tongkuno, aparat desa setempat, warga sekitar, serta keluarga korban.

Tim SAR juga menggunakan sejumlah peralatan, seperti rescue car, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 07.00 Wita untuk memasang jerat ayam hutan di sekitar kawasan hutan Desa Wuna.

Hingga keesokan harinya, korban belum juga kembali ke rumah. Pihak keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi tempat korban memasang jerat.

Dalam pencarian awal, warga hanya menemukan tempat air minum dan kotak rokok milik korban. Upaya pencarian terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil hingga informasi keberadaan korban diterima tim SAR.

Operasi pencarian berlangsung dengan kondisi cuaca cerah berawan dan kecepatan angin sekitar 14 kilometer per jam dari arah timur laut berdasarkan informasi BMKG. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!