MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Tim Softball Lakidende Putri asal Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati posisi runner up pada ajang Makassar Open 2025. Dalam laga final yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (18/10/2025), Lakidende harus mengakui keunggulan tim University of the Philippines dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan berlangsung sengit sejak inning pertama. Kedua tim tampil disiplin dan saling menekan. Namun hingga inning terakhir, Lakidende gagal mencetak poin penyeimbang dan harus puas menutup turnamen dengan predikat juara dua.
Ketua Perserikatan Baseball Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sultra sekaligus Ketua Tim Lakidende, Pahri Yamsul, mengaku bangga dengan perjuangan timnya. Meski gagal meraih gelar juara, menurutnya permainan para atlet sudah sangat baik dan menunjukkan potensi besar untuk terus berprestasi.
“Kami kalah melawan tim Philippines dengan skor 1-0. Pertandingannya sangat ketat, dan lawan bermain lebih disiplin. Tapi anak-anak sudah tampil maksimal dan menunjukkan semangat juara,” ujar Pahri saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sultra, Senin (20/10/2025).
Ia menambahkan, hasil ini merupakan prestasi awal di bawah kepemimpinan KONI Sultra yang baru, dan diharapkan menjadi motivasi untuk pembinaan olahraga yang lebih serius ke depan.
“Ini adalah langkah awal yang baik. Kami persembahkan peringkat dua ini untuk KONI Sultra. Kalau pembinaan dilakukan dengan serius dan berkelanjutan, insya Allah semua cabang olahraga bisa berprestasi,” tambahnya.
Pada turnamen kali ini, Tim Lakidende diperkuat oleh 16 pemain, terdiri dari 9 pemain lokal dan 7 pemain asing — masing-masing 4 dari Jepang dan 3 dari Filipina.
Meski belum berhasil membawa pulang trofi juara, capaian tersebut menjadi catatan positif bagi Lakidende yang terus menunjukkan performa stabil di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Ke depan, tim Lakidende tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Kejuaraan Nasional yang rencananya akan digelar di Surabaya.
“Waktunya masih tentatif, menunggu kepastian lokasi dari panitia. Tapi kami sudah mulai persiapan,” pungkas Pahri. (sal)












