BerandaDaerahNasional

Wamen Stella Christie Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda di Konawe Selatan

×

Wamen Stella Christie Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda di Konawe Selatan

Sebarkan artikel ini
Wamendiktisaintek RI, Stella Christie, saat meninjau langsung calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (4/7). (FOTO: FAYSAL/MS)
Wamendiktisaintek RI, Stella Christie, saat meninjau langsung calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (4/7). (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KONAWE SELATAN – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek RI), Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (4/7).

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Stella didampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, Dr. La Ode Muhammad Rusdin Jaya dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra Prof. Arsis Badara serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan, Hj. St. Chadidjah.

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda, program pendidikan unggulan yang menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi.

Lokasi yang ditinjau merupakan lahan seluas 20 hektare milik Pemerintah Provinsi Sultra, tepatnya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Produksi Perkebunan di bawah Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra. Desa Lebo Jaya sendiri menjadi salah satu dari tiga lokasi yang diajukan Pemprov Sultra untuk pembangunan Sekolah Garuda, selain Konawe dan Wakatobi.

Dalam keterangannya, Wamen Stella Christie menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan amanah dari Presiden Prabowo Subianto, yang mengusung Sekolah Garuda sebagai strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak tingkat SMA.

“Kunjungan hari ini melaksanakan amanah Bapak Presiden untuk meninjau potensi lokasi pembangunan Sekolah Garuda. Sekolah Garuda adalah visi langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto di mana beliau menginginkan agar kita membangun SDM kita di Sains dan Teknologi,” katanya saat diwawancarai awak media.

“Dan untuk menjalankan visi tersebut Bapak Presiden mempunyai strategi agar sumber daya manusia kita dibangun sejak SMA. Nah, mengapa Bapak Presiden mengamanahkan agar SMA ini ditaruh di Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi? Karena Bapak Presiden menyiapkan bahwa SMA ini akan mendidik putra-putri terbaik bangsa sebagai program pra-universitas,” tambah Stella.

Lebih lanjut Wamen Stella menyampaikan Sekolah Garuda akan beroperasi di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan akan dikelola sebagai satuan kerja (satker) kementerian. Guru-guru yang mengajar di sana akan direkrut secara khusus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan formasi khusus, bekerja sama dengan Kementerian PAN-RB.

“Kami mencari guru-guru terbaik. Sarana dan prasarana guru, termasuk hunian, akan kami siapkan secara maksimal. Kami juga berharap ada kontribusi guru-guru lokal karena mereka memahami kearifan lokal dan kondisi sosial masyarakat,” tambahnya.

Wamen Stella juga menyebutkan keunggulan lokasi yang dikunjungi, yakni suasana yang jauh dari pusat kota dan dekat dengan komunitas masyarakat, sehingga dapat menjadi inkubator kepemimpinan dan membentuk karakter siswa yang peka terhadap lingkungan sosial.

“Sekolah Garuda bukan hanya membentuk siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan lokal dan wawasan global. Oleh karena itu, pemilihan lokasi yang dekat dengan masyarakat menjadi penting,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wamen menyampaikan bahwa dari total lahan 20 hektare, hanya sekitar 2 hektare yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas inti sekolah. Sisanya akan difungsikan untuk aktivitas riset dan praktik siswa, seperti pertanian dan perikanan, bekerja sama dengan peneliti dan universitas.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya, menyambut positif kunjungan tersebut dan berharap lokasi ini dapat terpilih menjadi tempat pembangunan Sekolah Garuda.

“Lahan ini sebelumnya memang difungsikan sebagai pusat riset kakao dan hortikultura. Kami sangat berharap pemerintah pusat menetapkan lokasi ini sebagai tempat pembangunan Sekolah Garuda. Ini akan menjadi sinergi luar biasa antara dunia pendidikan dan pengembangan riset di daerah,” ujarnya.

Kunjungan di Desa Lebo Jaya ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan tiga lokasi yang diusulkan Pemprov Sultra. Setelah dari Konawe Selatan, Wamen Stella Christie dijadwalkan meninjau dua lokasi lainnya di Konawe dan Wakatobi. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!