Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Kendari

×

Wamendagri Akhmad Wiyagus Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Kendari

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Anjungan Teluk Kendari, Jumat pagi (29/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wamendagri didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kendari.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Wamendagri, kemudian dilanjutkan dengan aksi pungut sampah bersama di area Anjungan Teluk Kendari sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan nasional peduli lingkungan.

Dalam sambutannya, Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan program yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan fokus utama pada pengelolaan sampah nasional secara terpadu serta penguatan budaya gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri telah menindaklanjuti arahan Presiden melalui penerbitan surat edaran pada Februari 2026. Surat edaran tersebut bertujuan memperkuat tata kelola lingkungan, menanggulangi persoalan sampah secara terpadu, serta membangun partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Tujuan dari Gerakan Indonesia ASRI ini adalah pengelolaan sampah secara terpadu agar memiliki nilai tambah, baik sebagai sumber energi maupun peningkatan nilai ekonomi,” ujar Wamendagri.

Ia juga menambahkan bahwa gerakan tersebut tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga penataan ruang publik guna menjaga estetika kota. Langkah yang dilakukan meliputi penertiban spanduk, penataan kabel listrik dan jaringan, hingga pembenahan taman kota.

Menurutnya, penataan lingkungan yang baik diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di daerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyampaikan bahwa keberhasilan Gerakan Indonesia ASRI harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga, melalui pemilahan sampah organik dan plastik.

“Gerakan ini memberi pesan kepada kita semua bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah. Sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, sedangkan sampah plastik harus dibuang pada tempat yang semestinya,” kata Hugua. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!