MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), menargetkan pembangunan sebanyak 1.000 unit rumah bagi masyarakat pesisir, khususnya kampung nelayan, pada tahun 2026. Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui kebijakan nasional pembangunan 1 juta rumah.
Rencana tersebut disampaikan Gubernur ASR saat menghadiri sekaligus membuka peringatan Hari Ibu yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin (15/12/2025).
Andi Sumangerukka mengatakan, momentum peringatan Hari Ibu menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap masyarakat pesisir, khususnya kaum ibu yang tinggal di wilayah tersebut. Menurutnya, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Sultra akan memfokuskan program pembangunan pada kawasan pesisir melalui pengembangan Kampung Nelayan.
“Kampung Nelayan ini merupakan program dari pemerintah pusat. Nantinya akan kita kolaborasikan dengan program daerah. Pemerintah pusat fokus pada pengembangan usaha atau bisnisnya, sementara pemerintah provinsi akan memperbaiki dan membangun infrastrukturnya,” ujar ASR kepada awak media.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir secara nyata. Selain rumah layak huni, pemerintah juga akan memperbaiki infrastruktur penunjang aktivitas nelayan di wilayah pesisir.
“Kita ingin ke depan kawasan pesisir itu benar-benar terlihat berkembang. Ekonominya bergerak karena ada pembangunan, ada Kampung Nelayan yang dimotori pemerintah pusat, dan infrastrukturnya diperkuat oleh pemerintah provinsi,” jelasnya.
ASR mengungkapkan, program seribu rumah ini telah dimulai secara bertahap. Pada tahun 2025, Pemprov Sultra telah membangun sebanyak 200 unit rumah. Jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 1.000 unit pada tahun 2026.
“Sehingga nanti Kampung Nelayan itu benar-benar ada, dan ekonominya juga kita bangun. Lokasinya akan kita seleksi, terutama daerah-daerah pesisir yang kondisi sosialnya masih memprihatinkan, termasuk wilayah dengan angka stunting yang tinggi,” katanya.
Program ini, lanjut ASR, sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sultra terhadap program nasional 1 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, melalui kolaborasi pembangunan sebanyak 1.000 unit rumah bagi masyarakat pesisir Sultra. (sal)












