;

PWI Pusat Restui Konferprov PWI Sultra, Panitia Matangkan Persiapan Pemilihan Ketua

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyetujui pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026. Persetujuan tersebut menjadi dasar bagi panitia untuk mematangkan berbagai persiapan, termasuk tahapan pemilihan Ketua PWI Sultra dan Ketua Dewan Kehormatan (DK).

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sultra, Sarjono, dalam rapat panitia Konferprov, Selasa (27/10/2026).

Sarjono mengungkapkan, PWI Pusat telah memberikan persetujuan resmi sekaligus merencanakan kehadiran perwakilan untuk mengawal pelaksanaan konferensi tersebut.

“Sudah ada balasan dari PWI Pusat tentang persetujuan pelaksanaan Konferprov tanggal 21 November. Yang akan hadir itu dua orang, salah satunya Wakil Ketua Bidang Organisasi, yang lainnya masih tunggu konfirmasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferprov PWI Sultra, Atto Raidi, memimpin pembahasan berbagai persiapan teknis dalam rapat tersebut. Sejumlah hal menjadi perhatian panitia, mulai dari pemutakhiran data pemilih, kelengkapan persyaratan bakal calon, hingga kesiapan tempat pelaksanaan.

Konferprov PWI Sultra direncanakan berlangsung di Hotel Dblitz. Panitia juga membahas daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) sebagai dasar penyesuaian kebutuhan akomodasi selama kegiatan berlangsung.

Dalam pembahasan pencalonan, terdapat dua nama yang tercatat sebagai bakal calon Ketua PWI Sultra, yakni Dr. Mahdar dan Dr. Umar Marhum. Sementara itu, bakal calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Sultra adalah Dr. Rudi Iskandar dan Gafar.

Panitia memberikan tenggat waktu hingga Rabu (28/10/2026) kepada para bakal calon untuk menyerahkan kelengkapan persyaratan. Selanjutnya, panitia akan memeriksa dan memverifikasi dokumen pencalonan, termasuk memastikan persyaratan yang telah terpenuhi maupun yang masih perlu dilengkapi.

“Panitia menetapkan tenggat waktu hingga Rabu (28/10/2026) bagi bakal calon menyerahkan kelengkapan. Panitia selanjutnya akan memeriksa tabulasi persyaratan calon, termasuk dokumen yang telah terpenuhi maupun yang masih perlu dilengkapi para bakal calon,” ungkap wartawan RRI tersebut.

Selain kelengkapan administrasi, persyaratan dukungan bagi bakal calon juga menjadi bagian pembahasan. Berdasarkan catatan rapat, dukungan minimal ditetapkan sebesar 10 persen dari jumlah pemilih dalam DPS atau sekitar 13 orang. Ketentuan tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dipastikan dalam proses pencalonan.

Panitia turut membahas distribusi kartu tanda anggota (KTA) kepada anggota PWI Sultra. Kartu yang telah diterbitkan nomornya dalam DPS, tetapi belum didistribusikan secara fisik, direncanakan diserahkan kepada anggota sebelum maupun saat pelaksanaan Konferprov.

Terkait administrasi KTA Biasa (B), panitia menyampaikan bahwa biaya administrasi untuk KTA yang telah diterbitkan nomornya dalam DPS, ditandatangani Ketua Umum PWI Pusat, tetapi belum diterima secara fisik oleh anggota, akan dibebankan kepada dana organisasi PWI Sultra. Sementara itu, biaya administrasi anggota untuk PWI Sultra dalam momentum konferensi tersebut digratiskan.

Kesiapan atribut dan kebutuhan teknis lainnya juga menjadi perhatian panitia guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sesuai rencana.

Dengan telah disetujuinya jadwal pelaksanaan oleh PWI Pusat, panitia kini berfokus menuntaskan persiapan administrasi, verifikasi persyaratan bakal calon, pemutakhiran data pemilih, serta kebutuhan teknis lainnya menjelang 21 November 2026.

Konferprov PWI Sultra menjadi agenda penting bagi organisasi kewartawanan tersebut untuk menentukan kepemimpinan baru, baik Ketua PWI Sultra maupun Ketua Dewan Kehormatan, untuk periode berikutnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;