MEDIATAMASULTRA.COM, KOLAKA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerjunkan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap tiga orang anak yang dilaporkan hanyut saat memancing menggunakan longboat di perairan Desa Onehe, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan laporan kejadian tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 21.10 Wita dari Ludiana, keluarga korban. Informasi tersebut menyebutkan telah terjadi kecelakaan kapal berupa satu unit longboat atau sampan yang ditumpangi tiga orang anak dan hanyut di sekitar perairan Desa Onehe.
Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 21.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh dari Pos SAR Kolaka menuju LKP sekitar 43 kilometer.
Berdasarkan data cuaca dari BMKG, kondisi perairan saat kejadian terpantau berawan dan berpotensi hujan ringan, dengan kecepatan angin 2 hingga 9 kilometer per jam dari arah timur serta tinggi gelombang sekitar 0,5 meter.
Adapun identitas korban masing-masing bernama Sofyan (12), Damar (12), dan Salwa (11). Ketiganya berjenis kelamin laki-laki dan merupakan warga Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Staf Operasi KPP Kendari, Tim Rescue Pos SAR Kolaka, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Dalam operasi ini, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, rubber boat, longboat, AquaEye, peralatan SAR evakuasi dan medis, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Amiruddin menjelaskan, berdasarkan kronologis kejadian, pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 13.00 Wita, ketiga korban pergi memancing menggunakan longboat di sekitar perairan Desa Onehe. Mereka terakhir terlihat sekitar pukul 15.00 Wita dalam kondisi sudah menjauh dari bibir pantai. Hingga petang hari, ketiganya tidak kunjung kembali, sehingga keluarga dan masyarakat setempat melakukan pencarian secara mandiri namun belum membuahkan hasil.
“Tim SAR saat ini masih melakukan upaya pencarian. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar Amiruddin. (red)












