MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah (H), Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut dengan menata diri, memperbaiki diri, serta menjalankan ibadah sebagai panggilan spiritual.
Ajakan itu disampaikan Gubernur ASR sebagai bentuk penguatan nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Sultra yang majemuk.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya selaku Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara ingin menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara dalam menyambut bulan Ramadan ini. Mari kita menata diri, mari kita memperbaiki diri, mari kita menjalankan ibadah ini sebagai panggilan,” ujar ASR saat diwawancarai mediatamasultra.com, Selasa (10/2/2026).
Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarwarga, khususnya antara masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan yang tidak.
“Kepada masyarakat kita yang tidak melaksanakan ibadah puasa, mari kita jaga dan hormati mereka-mereka yang sedang menjalankan ibadah,” katanya.
Selain itu, Gubernur ASR turut menyinggung aktivitas para pedagang selama Ramadan. Ia mengimbau agar para pedagang tetap bisa berjualan, namun memperhatikan etika dan suasana bulan suci.
“Rekan-rekan kita yang berjualan, silakan tetap berjualan karena itu bagian dari mata pencaharian. Tapi kalau bisa jangan terlalu terbuka atau mencolok seperti hari-hari biasa. Kita sesuaikan dengan suasana Ramadan,” jelasnya.
Menurutnya, imbauan tersebut bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan sebagai upaya menjaga kekhusyukan dan suasana religius selama bulan Ramadan.
Dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai, Pemerintah Provinsi Sultra berharap Ramadan tahun ini dapat dijalani dengan penuh kedamaian serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat. (sal)












