MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali melanjutkan ekspedisi nusantara melalui program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi, yang akan mengelilingi Pulau Sulawesi mulai dari Kendari, Sulawesi Tenggara, hingga berakhir di Manado, Sulawesi Utara.
Dalam perjalanan ini, sejumlah media nasional dan lokal akan secara estafet mengendarai satu unit Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista melintasi lima provinsi yang terbagi dalam tujuh etape perjalanan. Melalui ekspedisi tersebut, Toyota ingin menegaskan posisi Veloz Hybrid EV sebagai MPV Hybrid 7-seater yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, mengatakan ekspedisi ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sukses digelar sebelumnya.
“Setelah sukses dengan perjalanan serupa tahun lalu, kini kami melanjutkan ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi. Sejalan dengan semangat Toyota Ada untuk Indonesia, kami ingin memperlihatkan kualitas, daya tahan, dan keandalan (Quality, Durability, Reliability/QDR) MPV Hybrid ini melintasi berbagai kondisi jalan di Indonesia. Sulawesi dipilih karena mampu merepresentasikan karakter jalan yang beragam, lengkap dengan panorama indah serta medan yang menantang,” ujar Jap, Minggu (7/6/2026).
Diluncurkan secara perdana di ajang GJAW 2025 sekitar enam bulan lalu, Veloz Hybrid EV merupakan kendaraan elektrifikasi produksi dalam negeri yang menjadi bagian dari komitmen Toyota memperluas akses teknologi ramah lingkungan kepada masyarakat.
Mengusung teknologi Hybrid EV generasi terbaru, kendaraan ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, kenyamanan berkendara, serta performa yang responsif. Di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Veloz Hybrid EV dipasarkan mulai Rp313 juta untuk tipe V melalui program “Hybrid EV Untuk Semua”, hingga Rp399 juta untuk tipe Q TSS Modellista.
Tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan ini tercermin dari jumlah permintaan yang telah melampaui 12.000 unit secara nasional hingga akhir Mei 2026.
Sementara itu, Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa Veloz Hybrid EV juga mendapat respons positif di wilayah pemasaran Kalla Toyota.
“Khusus di wilayah Kalla Toyota, Veloz Hybrid EV mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Hingga hari ini, pemesanan telah mencapai 900 unit. Agenda Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi tentunya menjadi momen yang sangat spesial karena dilaksanakan di wilayah Kalla Toyota. Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan hybrid Toyota, khususnya Veloz Hybrid EV,” katanya.
Sebelumnya, Toyota sukses menyelenggarakan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa pada periode 2 Desember 2025 hingga 17 Januari 2026. Pada ekspedisi kedua ini, Toyota kembali menggandeng media nasional dan lokal untuk melakukan pengujian langsung terhadap kendaraan selama perjalanan non-stop yang diperkirakan berlangsung selama 40 hari.
Pulau Sulawesi dipilih karena memiliki karakter jalan yang sangat beragam, mulai dari jalur pegunungan, pesisir pantai, hingga ruas antar-kota dengan berbagai tantangan yang dapat menguji performa dan efisiensi kendaraan secara maksimal.
Rute perjalanan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 akan melintasi sejumlah daerah di jalur luar Sulawesi, yakni Kendari – Morowali – Palopo – Makassar – Tana Toraja – Palu – Luwuk – Ogoamas (Ou) – Tolitoli – Gorontalo -Manado.
Selain menguji kemampuan kendaraan, tim ekspedisi juga akan mengeksplorasi berbagai destinasi wisata alam dan kuliner khas daerah yang dilalui. Kegiatan ini diharapkan dapat menampilkan keberagaman budaya, kearifan lokal, serta kontribusi Toyota dalam mendukung mobilitas masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menegaskan bahwa ekspedisi ini sekaligus menjadi pembuktian kemampuan teknologi hybrid Toyota dalam menghadapi berbagai kondisi jalan di Indonesia.
“Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa siap menjawab pertanyaan sebagian masyarakat mengenai kemampuan teknologi Hybrid Toyota beradaptasi di lingkungan menantang Pulau Sulawesi. Melalui pengujian langsung oleh rekan media nasional, kami berharap hasil perjalanan ini dapat tersampaikan secara organik dan sesuai pengalaman nyata para pelanggan. Perjalanan lintas Sulawesi ini juga menunjukkan bahwa ekosistem Hybrid Toyota mampu mendukung mobilitas pelanggan hingga ke pelosok tanpa perlu mengubah kebiasaan sehari-hari,” tutup Bansar. (red)












