MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, STP., SH., M.Si., mengingatkan para camat dan lurah agar disiplin dalam menggunakan pakaian dinas beserta kelengkapan atribut sesuai ketentuan yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan Amir Hasan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kendari di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Senin (31/8/2026).
Sekda Amir meminta para camat dan lurah tidak mengabaikan ketentuan penggunaan pakaian dinas. Setiap atribut yang dikenakan, kata dia, harus lengkap dan sesuai dengan aturan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2021.
“Terutama bagi camat dan lurah, tata cara berpakaian harus diperhatikan. Atribut harus lengkap dan sesuai ketentuan,” tegas Amir Hasan.
Menurutnya, kedisiplinan seorang aparatur tidak hanya ditunjukkan melalui kehadiran dalam apel maupun pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk dalam penggunaan pakaian dinas.
Selain menekankan persoalan disiplin, Amir Hasan juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja, khususnya di kawasan Balai Kota Kendari. Ia meminta seluruh ASN tidak hanya menyerahkan persoalan kebersihan kepada petugas, melainkan turut mengambil tanggung jawab menjaga lingkungan kantor.
“Kebersihan kantor Balai Kota Kendari juga harus kita jaga. Jangan hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Amir Hasan yang dikenal sebagai Jenderal ASN Kota Kendari itu juga menyiapkan para pejabat Eselon III untuk mulai mengambil peran sebagai calon pemimpin di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.
Ia mengatakan, ke depan setiap pelaksanaan apel gabungan akan menjadi kesempatan bagi pejabat Eselon III untuk berlatih memimpin apel. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkup Pemerintah Kota Kendari.
“Kita ini generasi sekarang, sebagian sudah mau pensiun. Begitu sudah pensiun, tidak pernah lagi berdiri di sini,” kata Sekda.
Karena itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Kendari tersebut meminta para pejabat Eselon III yang mendapat kesempatan memimpin apel agar memanfaatkan momentum tersebut sebagai proses pembelajaran dan persiapan untuk menjadi pemimpin di masa mendatang.
“Begitu sudah berdiri di sini, maka siap-siap saja jadi pemimpin atau kepala OPD,” tegasnya.
Menurut Amir Hasan, regenerasi kepemimpinan harus dipersiapkan sejak dini agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik dan estafet kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Kendari dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Apel gabungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat disiplin ASN, meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan pakaian dinas, menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja, serta mempersiapkan kader-kader pemimpin baru di lingkungan pemerintahan daerah. (red)












