MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan secara umum, pada akhir Februari 2025 hingga akhir Maret 2025 wilayah Sultra diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori menengah hingga tinggi. Hal ini berdasarkan monitoring hari tanpa hujan, analisis dan prakiraan curah hujan dasarian Sultra update 20 Februari 2025.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Klimatologi Sultra, Rizki Matori STr mengatakan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan Sultra update 20 Februari 2025 menunjukkan sebagian besar wilayah Sultra mengalami hujan kategori sangat pendek 1-5 hari. Beberapa wilayah di Sultra masih mengalami curah hujan hingga updating terakhir.
“Analisis curah hujan dasarian pada pertengahan Februari 2025 menunjukkan sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara didominasi curah hujan dengan kategori rendah 0-50 mm/dasarian hingga Menengah 51-150 mm/dasarian,” Rizki Matori, Kamis (20/2).
Dikatakan, pada akhir Februari 2025, sebagian besar wilayah Sultra diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori menengah 51-150 mm/dasarian, antara lain di Kabupaten Baubau, Bombana, Buton Selatan.
Kemudian, Buton Utara, Kendari, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Muna Barat, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, sebagian Buton, Konawe, Konawe Utara, Muna, dan Buton Tengah. Diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori tinggi 151-200 mm/dasarian. disebagian kecil wilayah Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe.
“Secara umum, pada akhir Februari 2025 hingga akhir Maret 2025 wilayah sulawesi tenggara diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori menengah 51-150 mm/dasarian hingga tinggi 151-200 mm/dasarian,” ungkapnya.
Rizki menambahkan, kondisi curah hujan tersebut diprakirakan terjadi peningkatan curah hujan sampai pertengahan Maret 2025. Olehnya seluruh masyarakat Sultra diharapkan terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim di sekitar kita.
“Pastikan update informasi cuaca/iklim yang anda dapatkan dari sumber terpercaya di akun-akun resmi BMKG,” paparnya. (**)












