Daerah

Sertijab Kepala Disperindag Sultra, Shalihin Bawa Semangat Keberlanjutan dan Kolaborasi

×

Sertijab Kepala Disperindag Sultra, Shalihin Bawa Semangat Keberlanjutan dan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dr. La Ode Muhammad Shalihin resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggantikan Dr. Sukanto Toding yang mendapat amanah baru sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan.

Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Aula Kantor Disperindag Sultra, Selasa (22/9/2026), sehari setelah Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melantik keduanya di Aula Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (21/9/2026).

Dalam sambutannya, La Ode Muhammad Shalihin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan di lingkungan Disperindag Sultra.

Menurutnya, program yang telah memberikan dampak positif akan diteruskan, sementara berbagai hal yang masih membutuhkan perbaikan akan dievaluasi dan dibenahi.

“Yang positif dan yang bagus dari pendahulu-pendahulu kita akan kita teruskan. Apa yang masih kurang, kita tambah dan kita benahi. Sehingga ada keberlanjutan,” ujar Shalihin.

Ia menilai keberlanjutan program tidak dapat berjalan tanpa dukungan dan kekompakan seluruh jajaran Disperindag Sultra. Karena itu, soliditas yang telah terbangun selama kepemimpinan Sukanto Toding diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Shalihin juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program pemerintahan. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran dalam menentukan keberhasilan program yang telah dirancang.

“Sekecil apa pun peran kita, akan menentukan keberhasilan program yang telah kita susun. Karena itu, saya membutuhkan kerja sama, kekompakan dan kolaborasi seluruh staf, mulai dari pejabat sampai seluruh jajaran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Shalihin turut menyinggung pengalamannya saat menangani program Koperasi Desa Merah Putih. Pengalaman tersebut, kata dia, memberikan pelajaran mengenai pentingnya bekerja secara cepat, berbasis data, serta memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Ia menyebut penguatan koperasi dan UMKM memiliki keterkaitan erat dengan sektor perdagangan dan industri.

“Setelah kita optimalkan koperasi-koperasi ini, tantangan berikutnya adalah bagaimana koperasi dan UMKM memainkan peran utamanya dalam perdagangan. Begitu juga dalam industri kecil dan menengah,” katanya.

Untuk memperkuat kebersamaan internal, Shalihin juga menyiapkan program yang disebut One Week One Home, yakni kunjungan ke rumah pegawai secara bergiliran.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dan rasa kebersamaan antara pimpinan dengan seluruh jajaran.

“Saya akan selalu berusaha mendatangi rumah teman-teman pegawai satu per satu. Ini untuk membangun kebersamaan dan kedekatan,” ungkapnya.

Selain penguatan internal, Shalihin menargetkan percepatan realisasi anggaran Disperindag Sultra hingga akhir 2026. Ia berharap kerja sama seluruh jajaran dapat mendorong realisasi anggaran mencapai lebih dari 90 persen.

Sementara itu, Sukanto Toding menyampaikan apresiasi atas kebersamaan seluruh jajaran Disperindag Sultra selama dirinya menjalankan tugas sebagai kepala dinas.

Ia mengakui masa kepemimpinannya di Disperindag menjadi bagian dari proses pembelajaran, terutama dalam memahami berbagai fungsi dan program yang menjadi tanggung jawab perangkat daerah tersebut.

“Bagi saya pribadi, selama berada di Perindustrian dan Perdagangan, saya masih terus belajar, belajar bagaimana menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan ini,” ujar Sukanto.

Menurut Sukanto, Disperindag merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang memiliki aktivitas cukup banyak, baik yang bersumber dari APBD maupun dukungan program pemerintah pusat.

Ia menyebut pergantian jabatan tersebut sebagai bagian dari proses keberlanjutan dalam pemerintahan.

Sukanto juga menilai pengalaman Shalihin dalam menangani sektor koperasi dapat menjadi modal dalam melanjutkan berbagai program di bidang perdagangan dan perindustrian, khususnya penguatan koperasi dan UMKM.

“Ini seperti sebuah proses kerja yang mungkin sudah kita skenariokan. Pak Shalihin sebelumnya menangani koperasi, kemudian masuk ke sini. Saya kembali menjadi Staf Ahli,” katanya.

Ia berharap program penguatan koperasi dan UMKM yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan. Menurutnya, koperasi dan UMKM memiliki peran penting dalam mendukung sektor perdagangan serta industri kecil dan menengah.

Sukanto turut menyoroti peluang pembinaan UMKM melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut dapat menjadi salah satu ruang untuk mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam rantai pasok.

“Ke depan, MBG ini bisa kita jadikan objek pembinaan. UMKM dan koperasi dapat memainkan perannya dalam perdagangan maupun industri kecil dan menengah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Sukanto menyampaikan kesan positif selama bertugas di Disperindag Sultra. Ia menyebut kebersamaan, keterbukaan, solidaritas dan kekeluargaan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas bersama.

“Saya merasakan suasana yang kondusif. Kebersamaan, keterbukaan, solidaritas dan kekeluargaan menjadi hal yang sangat saya rasakan selama berada di sini,” katanya.

Sukanto berharap nilai-nilai tersebut tetap dipertahankan di bawah kepemimpinan La Ode Muhammad Shalihin.

Sertijab tersebut menjadi bagian dari proses penyegaran sekaligus keberlanjutan tugas pemerintahan di lingkungan Pemprov Sultra. Shalihin selanjutnya akan melanjutkan program kerja Disperindag Sultra dengan menekankan keberlanjutan, kerja sama dan kolaborasi seluruh jajaran, sementara Sukanto Toding menjalankan tugas barunya sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!