;
Daerah  

BPVP Kendari dan PT SCM Perkuat Sinergi Siapkan Tenaga Kerja Lokal Kompeten

MEDIATAMASULTRA.COM, KONAWE – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari bersama PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) memperkuat sinergi dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bekerja sesuai kebutuhan dunia industri.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pelatihan berbasis kebutuhan industri atau Tailor-Made Training (TMT), yang dirancang secara khusus berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan PT SCM.

Kepala BPVP Kendari, M.A. Habibi Kadir, S.T., M.M., mengatakan pelatihan yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT SCM memiliki pendekatan berbeda dibandingkan pelatihan yang bersifat umum.

Menurutnya, pendekatan TMT memungkinkan pihak industri terlibat langsung dalam proses identifikasi kebutuhan kompetensi. Dengan demikian, materi pelatihan dapat disesuaikan dengan standar serta karakteristik pekerjaan yang akan dihadapi peserta.

“Salah satunya melalui pelatihan Basic Administration yang dipersiapkan untuk membekali peserta dengan kemampuan administrasi yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan di lingkungan industri,” terangnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan industri merupakan bagian penting dalam memperkuat relevansi pelatihan vokasi. Melalui program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pembelajaran teori, tetapi juga dibekali keterampilan yang dibutuhkan di lingkungan kerja.

“Kami ingin memastikan bahwa pelatihan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan industri. Karena itu, BPVP Kendari tidak hanya melatih, tetapi juga membangun komunikasi dengan perusahaan sejak identifikasi kebutuhan kompetensi sampai dengan proses sertifikasi,” bebernya.

Habibi menambahkan, salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut adalah keberlanjutan setelah pelatihan. Peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti proses sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan terhadap kemampuan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan.

Selain itu, peserta diproyeksikan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan ditempatkan di PT SCM sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

Pola tersebut, kata dia, menunjukkan pentingnya keterhubungan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Bagi BPVP Kendari, keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pembelajaran. Lebih jauh, keberhasilan juga dilihat dari sejauh mana kompetensi yang diperoleh dapat digunakan di dunia kerja,” tandasnya.

Mantan Plt Kepala BPVP Pangkep itu menegaskan, kolaborasi dengan PT SCM menjadi salah satu bentuk implementasi konsep link and match antara lembaga pelatihan vokasi dan industri.

Kebutuhan perusahaan menjadi dasar dalam menyiapkan kompetensi, sementara masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan yang memiliki keterkaitan langsung dengan peluang kerja.

“Kami berharap pola kerja sama seperti ini dapat terus diperluas bersama perusahaan lain di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fortunadi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan BPVP Kendari. Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan manfaat bagi perusahaan, khususnya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

“Dengan kerja sama ini, tenaga kerja kami bisa lebih terampil dan kompeten pada bidang kerja yang mereka tekuni. Hal ini tentu akan meningkatkan kualitas dan produktivitas perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan, dengan mempertemukan kebutuhan industri, lembaga pelatihan, dan tenaga kerja, program vokasi diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

“Dari kebutuhan industri, kita siapkan kompetensinya. Dari kompetensi itu, kita dorong lahirnya tenaga kerja yang siap bekerja dan mampu berkembang di industri,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;