;
Daerah  

BULOG Perkuat Peternak Ayam Petelur Mikro, Salurkan 676 Ton Jagung SPHP di Sultra

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Perum BULOG terus memperkuat dukungannya terhadap peternak ayam petelur skala mikro melalui penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 676.450 kilogram atau sekitar 676 ton di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah, dan BUMN pangan dalam menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur mikro sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro melalui Pembelian Telur Ayam dan Penyaluran Jagung SPHP yang dilaksanakan di Al Hanan Farm, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif untuk memperkuat ekosistem peternakan rakyat, khususnya peternak ayam petelur skala mikro. Melalui penyediaan jagung pakan dengan harga terjangkau serta penguatan penyerapan hasil produksi telur, pemerintah bersama BUMN pangan berupaya menciptakan keseimbangan antara biaya produksi dan keberlanjutan pasar hasil peternakan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis jagung SPHP khusus untuk wilayah Kanwil BULOG Sultra sebanyak 676.450 kilogram kepada peternak mikro.

Selain itu, BULOG bersama ID FOOD juga melaksanakan program pembelian telur ayam dari peternak mikro dengan nilai mencapai Rp30 miliar untuk seluruh Indonesia. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap hingga Desember 2026.

Kedua program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir sekaligus memberikan kepastian dukungan bagi pelaku usaha peternakan rakyat.

Melalui program SPHP jagung, BULOG menyediakan komoditas jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG bagi peternak mikro sesuai ketentuan yang berlaku.

Program tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pakan yang selama ini menjadi salah satu komponen utama dalam usaha peternakan ayam petelur. Dengan demikian, peternak memiliki ruang lebih besar untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan usahanya.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan peternak mikro memperoleh dukungan nyata untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

“Peternak mikro merupakan bagian penting dari kekuatan pangan nasional. Pemerintah hadir dengan membangun ekosistem peternak dari hulu sampai hilir, melibatkan BUMN pangan. Melalui sinergi Kementan, Bapanas, BULOG, dan ID FOOD, kita ingin peternak semakin kuat, usahanya berkembang, dan kesejahteraannya meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Sultra, Erdi Baskoro, menyampaikan bahwa dukungan terhadap peternak mikro merupakan bagian penting dari tanggung jawab BULOG dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, stabilitas pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan komoditas di pasar, tetapi juga menyangkut dukungan terhadap para pelaku usaha di tingkat produksi agar dapat terus berkembang.

“BULOG memastikan para peternak mikro tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan usaha. Melalui program SPHP Jagung, kami ingin membantu peternak mikro mendapatkan bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan penyaluran jagung SPHP dan sinergi pembelian telur, kami ingin membantu menjaga keberlanjutan produksi peternak sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Erdi Baskoro.

Selain penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan peternak untuk mendengarkan langsung kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Dialog interaktif dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan peternak dari sejumlah wilayah, baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti kegiatan melalui daring. Melalui dialog tersebut, diharapkan koordinasi semakin kuat dan pelaksanaan program pangan dapat berjalan lebih tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi peternak mikro.

Kegiatan yang dipusatkan di Blitar tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ida Bagus Purwalaksana, Wakil Menteri Pertanian Saleh Mustafa, Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., beserta jajaran direksi Perum BULOG, Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, serta Bupati Blitar Rijanto.

Ke depan, Perum BULOG berkomitmen terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah, Badan Pangan Nasional, BUMN pangan, serta koperasi peternak untuk memastikan penyaluran jagung SPHP berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan tepat sasaran.

Melalui kolaborasi berkelanjutan tersebut, BULOG berharap peternak mikro semakin berdaya, produksi pangan nasional semakin kuat, serta masyarakat dapat memperoleh manfaat dari sistem pangan yang lebih stabil dan berkeadilan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;