Daerah

Bulog Sultra Genjot Penyaluran Beras SPHP dan Minyak Kita, Stok Pangan Tembus 100.994 Ton

×

Bulog Sultra Genjot Penyaluran Beras SPHP dan Minyak Kita, Stok Pangan Tembus 100.994 Ton

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Perum Bulog terus memperkuat upaya stabilisasi pangan nasional melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras serta distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Minyak Kita ke berbagai daerah guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Erdi Baskoro, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah wilayah. Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah mempercepat distribusi bantuan pangan serta mengoptimalkan penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

Menurut Erdi Baskoro, sepanjang periode 1 hingga 6 Juni 2026, Bulog Sultra telah menyalurkan sebanyak 766.450 kilogram beras SPHP dan 40.000 liter Minyak Kita ke berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

“Penyaluran beras SPHP dan Minyak Kita terus kami percepat agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan di pasar,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Selain memperkuat distribusi pangan, Bulog Sultra juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman.

“Hingga Juni 2026, stok cadangan pangan yang tersimpan di gudang Bulog Sultra mencapai 100.994 ton, jumlah yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung berbagai program pemerintah,” jelasnya.

Data Bulog Sultra menunjukkan, sejak Februari hingga Maret 2026 sesuai penugasan pemerintah, total bantuan pangan yang telah didistribusikan mencapai 6.233.320 kilogram beras dan 1.246.464 liter Minyak Kita. Realisasi tersebut mencerminkan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang stabil.

Untuk komoditas Minyak Kita, Bulog Sultra menyalurkan kepada pengecer dengan harga Rp14.500 per liter, sementara harga jual kepada masyarakat di tingkat pengecer dipatok Rp15.700 per liter sesuai ketentuan yang berlaku.

Erdi Baskoro menegaskan Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan berbagai pihak terkait guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Dengan stok yang memadai dan distribusi yang terus kami tingkatkan, kami optimistis kebutuhan pangan masyarakat Sulawesi Tenggara dapat terpenuhi serta stabilitas harga tetap terjaga,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!