Daerah

DSSP Power Kendari Gandeng SMKN 2 Kendari, Perkuat Pendidikan Vokasi dan Siapkan SDM Industri Energi

×

DSSP Power Kendari Gandeng SMKN 2 Kendari, Perkuat Pendidikan Vokasi dan Siapkan SDM Industri Energi

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – PT DSSP Power Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan Industry Visit bersama siswa dan tenaga pendidik SMK Negeri 2 Kendari di area operasional PLTU DSSP Power Kendari.

Kegiatan tersebut diikuti 85 peserta yang terdiri dari 70 siswa, 10 guru, serta rombongan kepala sekolah SMK Negeri 2 Kendari. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membuka akses pembelajaran industri secara langsung bagi pelajar vokasi agar lebih memahami dunia kerja, khususnya di sektor energi dan ketenagalistrikan.

Dalam kegiatan itu, para peserta berkesempatan melihat langsung proses operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), mulai dari sistem pembangkitan energi listrik, fasilitas utama pembangkit, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri.

Tim PT DSSP Power Kendari juga memberikan pemaparan terkait proses bisnis perusahaan, teknologi yang digunakan dalam sistem pembangkitan listrik, serta kompetensi yang dibutuhkan industri ketenagalistrikan saat ini. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi interaktif bersama para profesional perusahaan.

Melalui kegiatan tersebut, PT DSSP Power Kendari berharap para siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan memahami penerapan teori yang dipelajari di sekolah dalam dunia industri secara nyata.

Selain kunjungan industri, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri melalui penandatanganan kerja sama antara PT DSSP Power Kendari dan SMK Negeri 2 Kendari.

Kerja sama tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui sejumlah program strategis, seperti magang industri bagi siswa, pendampingan penyusunan kurikulum pembelajaran, serta penguatan program link and match antara kebutuhan industri dan sistem pendidikan di sekolah.

Melalui program pendampingan kurikulum, PT DSSP Power Kendari akan memberikan masukan dan bimbingan terkait kompetensi teknis maupun nonteknis yang dibutuhkan dunia industri saat ini. Dengan demikian, kurikulum di SMK Negeri 2 Kendari diharapkan semakin selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja industri.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan lulusan SMK agar memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, dan mampu bersaing di dunia kerja. Program magang yang dijalankan juga diharapkan menjadi sarana bagi siswa memperoleh pengalaman kerja nyata sehingga dapat meningkatkan daya saing lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.

Government Relation PT DSSP Power Kendari, Risal Akbar, mengatakan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan perkembangan industri di masa depan.

“Dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teoritis, tetapi juga memahami praktik kerja di lapangan. Oleh karena itu, sinergi dengan institusi pendidikan vokasi menjadi langkah penting agar lulusan SMK dapat lebih siap memasuki dunia kerja dan terserap oleh industri,” ujarnya.

Pihak SMK Negeri 2 Kendari turut mengapresiasi dukungan dan kesempatan yang diberikan PT DSSP Power Kendari kepada para siswa dan tenaga pendidik. Kegiatan tersebut dinilai memberikan pengalaman berharga sekaligus membuka wawasan baru mengenai kebutuhan kompetensi di sektor industri energi dan ketenagalistrikan.

Melalui kegiatan Industry Visit dan penandatanganan kerja sama ini, PT DSSP Power Kendari berharap hubungan kolaboratif antara perusahaan dan institusi pendidikan dapat terus terjalin secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi, pengembangan SDM lokal, serta peningkatan penyerapan tenaga kerja di dunia industri, khususnya di Sulawesi Tenggara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!