MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Hugua terus memperkuat sektor kesehatan melalui pembangunan Gedung Kris Laika Waraka di RSUD Bahteramas. Gedung tersebut akan difungsikan sebagai pusat layanan radioterapia dan rehabilitasi terpadu.
Pembangunan fasilitas modern ini merupakan bagian dari 11 proyek strategis daerah tahun 2025, yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Sultra Nomor 100.3.3.1/102 Tahun 2025 yang ditandatangani ASR pada 27 Maret 2025.
Langkah ini menjadi terobosan penting untuk menghadirkan layanan radioterapia di Sultra, sehingga pasien kanker tidak perlu lagi berobat ke luar daerah seperti Makassar atau Jakarta.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Bahteramas, dr. Andi Edy Surahmat, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Sultra.
“Gedung ini nantinya difungsikan untuk pelayanan radioterapia bagi pasien kanker, serta rehabilitasi terpadu bagi pasien pascaoperasi, pascastroke, dan kebutuhan medis lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran layanan radioterapia di Sultra akan mengurangi beban pasien dan keluarga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pengobatan. Sementara itu, layanan rehabilitasi terpadu akan memberikan ruang pemulihan komprehensif dengan pengawasan tenaga medis berkompeten.
Selain membangun fasilitas baru, RSUD Bahteramas juga terus melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan agar pelayanan medis memenuhi standar nasional.
“Harapan kami, fasilitas ini bisa segera rampung dan beroperasi sehingga masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk mendapatkan layanan radioterapia,” kata dr. Andi Edy.
Saat ini, RSUD Bahteramas memiliki 809 tenaga medis, terdiri dari 55 dokter spesialis, 481 perawat, dan 273 tenaga kesehatan lainnya. Sebagai rumah sakit rujukan terbesar di Sultra, RSUD Bahteramas telah memiliki berbagai layanan unggulan, seperti kemoterapi, hemodialisa, endoscopy, broncoscopy, hingga digestiv.
Selain itu, fasilitas penanganan penyakit jantung, kanker, dan stroke juga tersedia, didukung oleh dokter spesialis jantung, bedah onkologi, bedah saraf, serta layanan cathlab.
“Layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus menekan risiko komplikasi yang lebih serius,” tambah dr. Andi Edy.
Ke depan, RSUD Bahteramas juga merencanakan pengembangan layanan subspesialis, di antaranya hematologi onkologi, bedah onkologi, dan bedah vaskular, serta pembukaan layanan spesialis baru meliputi jantung, paru, radiologi, urologi, dan dokter gigi spesialis penyakit mulut. (Adv)












