MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memaparkan laporan capaian strategis pembangunan sepanjang tahun 2025 dalam diskusi akhir tahun bersama jurnalis. Kegiatan tersebut berlangsung di Lobby Kantor Gubernur Sultra, Rabu (31/12/2025).
Dalam pemaparannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa pembangunan di era kepemimpinannya difokuskan pada pemenuhan hak dasar masyarakat di seluruh wilayah Sultra, khususnya pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan pangan.
Salah satu program prioritas yang disorot adalah Program Jalan Mulus Antar Wilayah (JAMAH). Hingga akhir 2025, Pemprov Sultra telah membangun jalan sepanjang 36 kilometer yang tersebar di berbagai daerah.
Ruas jalan yang telah dibangun tersebut meliputi Jalan Motaha–Alangga, Lambale–Ereke, Poli-Polia–Batas Konawe Selatan, Ronta–Lambale, SP3 Bubu–Ronta, Alangga–Tinanggea, Brigjen Katamso Kendari, Jalan Pramuka Kendari, Batas Kota Kendari–Punggaluku, serta Jalan Made Sabara Kendari.
“Total jalan yang sudah kita bangun sepanjang 36 kilometer. Selain itu, kita juga membangun sekolah dan irigasi kurang lebih sepanjang 3 kilometer,” ujar Andi Sumangerukka.
Capaian pembangunan jalan tersebut mengantarkan Sultra meraih peringkat ketiga nasional dan mendapatkan penghargaan program Inpres Jalan Daerah.
“Ini baru 10 bulan kita bekerja. Tahun depan target minimal 40 kilometer jalan baru,” tegasnya.
Di sektor pendidikan, Gubernur menegaskan komitmennya dalam peningkatan akses beasiswa bagi pelajar SMA, SMK, dan SLB. Saat ini, anggaran beasiswa baru mencapai Rp4 miliar dan akan ditingkatkan menjadi Rp10 miliar pada tahun mendatang.
“Saya sudah sampaikan, tahun depan minimal Rp10 miliar untuk beasiswa. Bahkan uang operasional saya, saya arahkan semuanya untuk beasiswa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Andi Sumangerukka menyatakan bahwa hingga saat ini dirinya belum menggunakan dana operasional maupun gaji pribadinya sejak menjabat sebagai gubernur.
“Sampai detik ini saya belum menggunakan uang operasional saya, satu persen pun termasuk gaji saya. Dan saya sudah sampaikan, lima tahun ke depan saya tidak akan menerima sepeser pun,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya memimpin Sultra semata-mata untuk pengabdian kepada masyarakat.
“Saya datang ke sini untuk mengabdi. Benar-benar untuk mengabdi,” pungkasnya. (sal)












