BerandaDaerah

Gubernur Sultra Sumbang Rp100 Juta untuk Madrasah di Peringatan HAB ke-80 Kemenag

×

Gubernur Sultra Sumbang Rp100 Juta untuk Madrasah di Peringatan HAB ke-80 Kemenag

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat menyalami satu persatu ASN Kemenag Sultra usai memimpin upacara peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di halaman Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara. (FOTO: FAYSAL/MS)
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat menyalami satu persatu ASN Kemenag Sultra usai memimpin upacara peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di halaman Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memberikan bantuan pribadi sebesar Rp100 juta untuk madrasah sebagai bentuk komitmen meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara. Bantuan tersebut disampaikan saat ia menghadiri sekaligus memimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Tahun 2026.

Upacara tersebut digelar di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (3/1/2026), dan diikuti oleh jajaran Kemenag, ASN, serta peserta upacara lainnya.

“Untuk madrasah, saya akan memberikan bantuan pada Hari Amal Bakti ini sebesar Rp100 juta. Bantuan ini akan dibagi langsung oleh Kepala Kanwil,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka, yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta upacara.

Usai kegiatan, Gubernur Sultra saat diwawancarai awak media menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-80 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Kementerian Agama di tengah tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Hari ini saya menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bakti ke-80. Ke depan, dengan kemajuan teknologi yang ada, kita harapkan hal itu tidak menjadi hambatan. Untuk menjawab tantangan tersebut, kehadiran Kementerian Agama dengan pegawai-pegawai yang berintegritas sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Menurut Gubernur, integritas menjadi kunci utama dalam menghadapi era digital, termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang kerap menimbulkan kebingungan antara informasi yang benar dan salah.

“AI adalah kemajuan teknologi. Kadang-kadang kita tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Untuk menjawab tantangan itu, integritas harus diutamakan. Integritas inilah yang kita harapkan dari Kementerian Agama,” tegasnya.

Ia juga berharap Kementerian Agama dapat terus memberikan pencerahan kepada masyarakat serta memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan religius.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, Mansur, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Sultra. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas kinerja jajaran Kemenag dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Bantuan Rp100 juta dari Pak Gubernur ini kami istilahkan sebagai voucher, sebagai bentuk apresiasi beliau terhadap kerja-kerja Kementerian Agama dalam mendukung program aman, sejahtera, dan religius,” ujar Mansur.

Mansur menjelaskan, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada madrasah-madrasah di Sulawesi Tenggara yang berprestasi, baik di bidang akademik, olahraga, maupun prestasi lainnya.

“Voucher ini akan kami salurkan sesuai dengan misi beliau untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara, khususnya kepada madrasah-madrasah yang telah menunjukkan prestasi,” pungkasnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!