BerandaDaerah

Gubernur Sultra Tinjau Kesiapan Penari Sajo Moane untuk Tampil di Istana Negara

×

Gubernur Sultra Tinjau Kesiapan Penari Sajo Moane untuk Tampil di Istana Negara

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat meninjau secara langsung kesiapan para penari asal Sultra yang akan tampil di Istana Negara pada peringatan HUT RI ke-80. (FOTO: FAYSAL/MS)
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat meninjau secara langsung kesiapan para penari asal Sultra yang akan tampil di Istana Negara pada peringatan HUT RI ke-80. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, meninjau langsung kesiapan para penari asal Sultra yang akan tampil di Istana Negara pada peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, 17 Agustus 2025 mendatang. Sebanyak 166 penari akan membawakan tarian tradisional “Sajo Moane”, yang merupakan tarian khas dari Kabupaten Wakatobi.

Dalam kunjungannya, Gubernur Andi mengatakan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan segala aspek kesiapan, mulai dari latihan, perlengkapan, hingga teknis keberangkatan para penari ke Jakarta.

“Saya datang hari ini untuk mengecek langsung kesiapan mereka. Secara umum, semuanya sudah siap, hanya tinggal menyempurnakan beberapa gerakan agar lebih seragam. Harapan kita, mereka bisa tampil maksimal di Istana, membawa nama baik Sulawesi Tenggara,” ujar Gubernur saat diwawancarai awak media usai meninjau para penari di GOR Koni Sultra, Selasa (12/8).

Ia menambahkan, keikutsertaan Sultra dalam perayaan HUT RI ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya daerah.

“Ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan Sulawesi Tenggara ke tingkat nasional. Kita ini punya keragaman budaya dari wilayah daratan hingga kepulauan. Tarian Sajo Moane sendiri merupakan manifestasi dari budaya kepulauan kita,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Belli, menjelaskan bahwa keikutsertaan penari Sultra tahun ini merupakan kali ketiga sejak 2022. Tahun ini, tim penari kembali difasilitasi oleh pihak Wakatobi untuk tampil pada acara penurunan bendera di Istana Negara.

“Tahun 2022 kita tampil dengan Tari Lumense, lalu 2024 dengan Tari Lulo Alu, dan tahun ini, 2025, kita mendapat kehormatan menampilkan Tari Sajo Moane. Ini tarian khas dari Wakatobi yang biasa ditarikan oleh anak-anak. Para peserta kita sebagian besar adalah anak-anak dari Wakatobi, yang berkolaborasi dengan penari muda dari Kendari,” ungkap Belli.

Belli juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan pribadi Gubernur Andi Sumangerukka yang bersedia menanggung biaya keberangkatan sebagian peserta yang berangkat secara swadaya.

“Beberapa dari mereka ini bahkan baru pertama kali ke Jakarta, dan langsung mendapat kesempatan tampil di Istana Negara. Kami semua berharap masyarakat Sultra turut mendoakan kelancaran perjalanan dan penampilan mereka nanti,” pungkasnya.

Keberangkatan rombongan penari tersebut dijadwalkan pada Rabu 13 Agustus 2025 dan kembali ke Kendari pada 18 Agustus 2025 setelah menyelesaikan penampilan di Istana Negara. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!