MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah merealisasikan program revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa, Kota Kendari. Program ini bertujuan untuk menghadirkan pasar ikan yang higienis, bersih, dan representatif, sebagaimana menjadi salah satu janji kampanye Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.
Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, mengungkapkan bahwa seluruh kawasan TPI akan direhabilitasi secara menyeluruh. Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan meja penjualan ikan berbahan granit, yang dirancang agar lebih higienis dan mudah dibersihkan.
“Program ini merupakan janji Bapak Gubernur untuk menghadirkan pasar ikan yang bersih. Saat ini sudah dimulai, termasuk rabat beton untuk seluruh kawasan yang sudah selesai dikerjakan. Pembuatan meja granit saat ini dibiayai APBD, dan akan dimanfaatkan oleh lebih dari 100 pedagang,” ujar Efendi saat diwawancarai usai meninjau pengerjaan di TPI Sodohoa, Kamis (7/8).
Selain pembangunan meja granit, Pemprov juga akan memperbaiki seluruh bangunan rusak di sekitar kawasan TPI. Namun, pelaksanaannya dilakukan bertahap. Penjual ikan yang berada di luar area utama akan dipindahkan ke dalam lokasi pasar terlebih dahulu, sebelum proses rehabilitasi menyentuh area lainnya.
Program ini ditargetkan rampung seluruhnya pada Desember 2025, dengan total anggaran sekitar Rp3,5 miliar melalui APBD Perubahan. Sebelumnya, APBD induk telah mengalokasikan dana awal sebesar Rp500 juta.
“Pak Gubernur juga menginginkan agar pasar ini menjadi ikon baru Kota Kendari. Harapannya, masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas ini nantinya,” tambah Efendi.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya, La Liusu, menjelaskan bahwa progres fisik pembangunan telah mencapai 60%, dan pihaknya terus mendorong percepatan agar selesai sesuai target kontrak tiga bulan.
“Kami pastikan meja granit untuk pedagang selesai lebih cepat agar pedagang bisa segera dipindahkan ke lokasi yang telah ditata. Tambahan anggaran juga kami ajukan agar penataan bisa merata ke seluruh spot kawasan, supaya aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa terganggu,” jelas La Liusu.
Revitalisasi TPI Sodohoa diharapkan tidak hanya meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pasar, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta menjadikan TPI Sodohoa sebagai wajah baru sektor perikanan di Kota Kendari. (sal)












