BerandaDaerah

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Bungkutoko Cari Pemancing Tenggelam

×

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Bungkutoko Cari Pemancing Tenggelam

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Operasi pencarian dan pertolongan (Ops SAR) terhadap seorang pemancing yang tenggelam di perairan Bungkutoko, Kota Kendari, memasuki hari kedua, Sabtu (10/1/2026). Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian sejak pagi hari dengan mengerahkan personel dan peralatan lengkap.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan bahwa Ops SAR hari kedua dimulai pada pukul 06.30 Wita. Pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi tiga kelompok untuk memaksimalkan area penyisiran.

“Tim pertama menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir perairan dengan luas area pencarian sekitar 258 meter. Tim kedua melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) dengan cakupan area 44 meter, sementara tim ketiga melakukan pencarian udara menggunakan drone di sekitar LKP dan sepanjang pesisir sejauh 967 meter,” jelas Amiruddin.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 4 kilometer per jam dari arah barat, sehingga masih memungkinkan dilakukannya operasi pencarian.

Korban diketahui bernama Ardiansyah (22), seorang laki-laki warga Desa Anggokoti, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam Ops SAR ini, sejumlah unsur terlibat, antara lain staf dan rescuer KPP Kendari, Polair Polda Sultra, Tagana Kota Kendari, Forum Kendari Tanggap Bencana (Kartana), RAPI, IEA Sultra, UKM SAR Universitas Halu Oleo, aparat Kelurahan Bungkutoko, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi rescue car, ambulans, rubber boat, RIB, peralatan selam, drone thermal, peralatan SAR medis dan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Amiruddin menjelaskan, berdasarkan kronologis kejadian, korban tenggelam pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 08.50 Wita saat sedang memancing. Kail pancing korban tersangkut, dan ketika berusaha melepaskannya, korban diduga terseret arus di lokasi tersebut hingga akhirnya tenggelam.

“Hingga saat ini korban masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dan perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!