;

Jalan Baru, Harapan Baru: Pemprov Sultra Hadirkan Infrastruktur Lebih Baik untuk Warga Buton Utara

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga terus memacu pengerjaan tiga ruas jalan provinsi di Kabupaten Buton Utara (Butur). Tahun ini, Pemprov Sultra mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 miliar untuk mendukung perbaikan akses vital tersebut.

Adapun tiga ruas jalan yang tengah di kerjakan tersebut masuk dalam program unggulan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua yang dinamakan Jalan Mulus Antar Wilayah (Jamaah), yakni:

Lambale–Ereke sepanjang 1,02 kilometer dengan anggaran Rp2,9 miliar. Pekerjaan dimulai 28 Mei 2025 dan ditargetkan rampung dalam 120 hari kalender.

Simpang Tiga Bubu–Ronta sepanjang 11,9 kilometer dengan nilai kontrak Rp33,9 miliar. Proyek ini dimulai 16 Juni 2025 dengan masa pengerjaan 160 hari kalender.

Ronta–Lambale sepanjang 3,62 kilometer dengan anggaran Rp10,5 miliar. Pekerjaan dimulai 10 Juni 2025 dengan durasi 150 hari kalender.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyampaikan progres pembangunan di Butur sejauh ini menunjukkan hasil menggembirakan.

“Untuk ruas Lambale–Ereke sudah 99 persen dan siap PHO. Ruas Simpang Tiga Bubu–Ronta progresnya hampir 50 persen, sementara Ronta–Lambale sudah mencapai 80 persen. Insyaallah target sesuai kontrak bisa kita selesaikan tepat waktu,” jelasnya, Rabu (1/10/2025).

Meski begitu, ia mengakui tantangan cuaca, khususnya saat musim hujan, cukup memengaruhi kelancaran distribusi material. Karena itu, kontraktor dan pekerja menerapkan strategi percepatan agar pekerjaan tetap berjalan sesuai jadwal.

Lebih jauh, Pahri menekankan bahwa pembangunan tiga ruas jalan ini sangat dinantikan masyarakat. Pasalnya, puluhan tahun ruas tersebut belum pernah tersentuh perbaikan.

“Masyarakat sangat bersyukur, karena jalan ini menjadi sarana vital untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, hingga jalur distribusi hasil pertanian. Ke depan tentu masih dibutuhkan tambahan anggaran karena masih ada ruas lain yang memerlukan perbaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama Pemprov dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Selain infrastruktur, fokus pembangunan juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.

“Selama kepemimpinan saya lima tahun, kita membuat roadmap pembangunan, sehingga Buton Utara masuk salah satu prioritas. Meski begitu, daerah lain tetap mendapat perhatian. Target kita hingga akhir masa jabatan, seluruh ruas jalan kewenangan provinsi bisa diperbaiki,” ujar Andi Sumangerukka, Jumat (12/9/2025). (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;