MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Tenggara (Sultra), Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, mengimbau agar seluruh pihak menjaga kondusivitas dan ketenangan dalam menghadapi proses pemilihan. Imbauan tersebut disampaikan terkait dengan ketentuan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang mengatur segala tahapan Pilkada.
“Sejak kemarin, kita sudah memasuki masa tenang. Artinya, semua pihak tidak boleh membedakan atau memberitakan hal-hal yang dapat menguntungkan atau merugikan pasangan calon. Semua itu sudah diatur dalam PKPU dan undang-undang yang berlaku,” ujar Andap Budhi Revianto, Senin (25/11).
Pj Gubernur berharap, pelaksanaan Pilkada di Sultra dapat berjalan dengan aman dan lancar sebagai bagian dari upaya membangun daerah dan negara. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pemilihan, karena tingkat partisipasi yang tinggi akan menjadi legitimasi bagi pemimpin yang terpilih.
“Kita berharap Pilkada ini dapat berjalan lancar, tanpa gangguan, dan insya Allah pada tanggal 7 Februari mendatang kita bisa melaksanakan pelantikan pemimpin yang terpilih. Kita tidak menginginkan adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) atau sengketa hasil Pilkada (PHPU),” ungkap Andap.
Lebih lanjut, ia menegaskan agar proses Pilkada berlangsung tanpa adanya kerusuhan atau tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat. Biaya yang seharusnya digunakan untuk pemulihan pasca kerusuhan, menurutnya, lebih baik dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan kemajuan Sultra.
“Kos yang besar untuk pemulihan sosial lebih baik digunakan untuk membangun infrastruktur, jalan, dan kemajuan Sulawesi Tenggara yang kita cintai bersama,” tambahnya.
Terkait isu politik manipulatif, Andap mengingatkan agar aparat penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian dapat bertindak sesuai aturan jika ada dugaan pelanggaran. Ia juga meminta media untuk membantu menyampaikan informasi yang jelas dan valid, serta mendukung agar Pilkada berlangsung bersih dan legitimate.
“Teman-teman media, tolong sampaikan kepada aparat penegak hukum, seperti kejaksaan dan kepolisian, jika ada data yang mendukung. Kita harus pastikan pemilihan di Sultra memilih pemimpin yang benar-benar legitimate, bersih, dan clear,” tutup Andap.
Dengan harapan Pilkada yang damai, Pj Gubernur Andap Budhi Revianto berharap proses demokrasi di Sultra berjalan dengan sukses, menghasilkan pemimpin yang sah dan membawa kemajuan bagi daerah. (**)












