MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dalam rangka melestarikan tenun sebagai warisan budaya Sulawesi Tenggara (Sultra), Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto hadir dalam kegiatan tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra di The Park Kendari, Senin (4/11) yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Kepala Dikbud Sultra, Kepala Sekolah, Guru, para pelaku UMKM dan Siswa.
Kepala Dikbud Sultra, Yusmin mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga warisan budaya. Ia menambahkan bahwa acara ini menyatukan pameran hasil karya siswa SMK dengan Job Fair, dimana sekitar 22 perusahaan membuka lowongan pekerjaan untuk alumni-alumni SMK.
Lebih lanjut, Yusmin menegaskan pentingnya melibatkan generasi muda dalam pelestarian tenun.
“Jika anak-anak kita tidak belajar menenun, warisan ini akan hilang,” ungkapnya.
Yusmin mengungkapkan rasa syukur atas pengakuan nasional yang diterima Sultra dalam bidang pelestarian budaya, yang meningkat dari satu menjadi sembilan penghargaan.
Sementara itu, Asisten III, Sukanto Toding, yang mewakili Pj Gubernur Sultra, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan pusat pembelajaran penting dalam rangka melestarikan tenun sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
“Tenun bukan sekadar kain, tetapi mencerminkan pengetahuan, budaya, dan nilai-nilai yang diwariskan oleh nenek moyang kita,” jelasnya.
Acara ini juga diisi dengan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya kegiatan, menandai momen penting bagi masyarakat Sultra untuk bersama-sama melestarikan budaya.
Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Sultra, dalam kehadirannya, menyatakan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk para pelajar yang hadir.
Selain itu, Pj Gubernur juga menyoroti perlunya revitalisasi bahasa daerah yang terancam punah.
“Kita harus melestarikan tidak hanya kain tenun, tetapi juga bahasa dan tradisi kita agar tidak hanya menjadi kenangan,” tegasnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan pelestarian tenun dan budaya Sultra dapat terus berlanjut dan menginspirasi generasi mendatang untuk menjaga warisan nenek moyang. (**)












