Daerah

Mentan Amran Gerak Cepat Tangani Banjir Sultra, Benih Gratis dan Alsintan Disalurkan

×

Mentan Amran Gerak Cepat Tangani Banjir Sultra, Benih Gratis dan Alsintan Disalurkan

Sebarkan artikel ini
Mentan RI, Andi Amran Sulaiman didampingi Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Wakil Gubernur Sultra Hugua saat melakukan kunjungan di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Mentan RI, Andi Amran Sulaiman didampingi Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Wakil Gubernur Sultra Hugua saat melakukan kunjungan di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bergerak cepat menyalurkan bantuan pertanian dan logistik pascabanjir yang melanda tiga kabupaten di Sultra.

Kunjungan tersebut berlangsung di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa (12/5/2026). Dalam agenda itu, Mentan Amran didampingi Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Wakil Gubernur Sultra Hugua.

Kedatangan Menteri Pertanian merupakan tindak lanjut arahan langsung Presiden RI terkait percepatan pemulihan sektor pertanian dan ekonomi masyarakat yang terdampak banjir.

Dalam peninjauan tersebut, Andi Amran Sulaiman melihat langsung kondisi sawah yang terendam banjir sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat dan petani di wilayah terdampak.

“Kedatangan saya di sini untuk melihat langsung sawah pertanian yang terendam banjir dan memastikan langkah penanganannya berjalan cepat,” ujar Amran di sela kunjungannya.

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin penanganan bencana berjalan lambat. Karena itu, sejumlah langkah strategis langsung diputuskan dan ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu.

Beberapa langkah prioritas yang disiapkan pemerintah meliputi optimalisasi Balai Wilayah Sungai (BWS) guna mempercepat perbaikan infrastruktur pengendali banjir dan irigasi, serta pembangunan fasilitas dryer atau pengering gabah oleh Bulog agar hasil panen petani tetap bisa diselamatkan pascabanjir.

Sebagai bentuk pemulihan sektor pertanian, pemerintah juga menyiapkan bantuan benih padi gratis untuk lahan seluas 2.000 hektare yang tersebar di tiga kabupaten terdampak banjir.

Selain itu, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) turut dikirim guna mempercepat pemulihan aktivitas tanam petani. Bantuan tersebut meliputi hand tractor dan combine harvester.

Distribusi bantuan nantinya akan dilakukan secara proporsional oleh pemerintah daerah sesuai tingkat kebutuhan masing-masing wilayah terdampak.

Tak hanya fokus pada sektor pertanian, pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan tahap awal yang telah disiapkan antara lain 30 ton beras dan 1.500 liter minyak goreng.

Menurut Amran, langkah cepat tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi bencana.

“Inilah pemerintah bergerak cepat atas perintah Bapak Presiden. Tadi malam kami rapat memantau kondisi seluruh Indonesia, pagi ini kami turun membawa solusi, bukan membawa narasi,” tegasnya.

Pemerintah daerah, baik bupati maupun wali kota di wilayah terdampak, juga diminta segera mengajukan surat resmi kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna mempercepat proses administrasi penyaluran bantuan kepada masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!