MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Perhubungan kembali menghadirkan program “Mudik Gratis Bersama ASR Tahun 2026” guna memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Program yang digagas Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), ini menyiapkan kuota bagi 2.622 penumpang yang akan diberangkatkan ke berbagai daerah di Sulawesi Tenggara menggunakan moda transportasi laut, penyeberangan (ferry), dan darat.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, mengatakan program Mudik Gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif serta berpihak kepada masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, dan tertib, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati layanan mudik gratis dengan rute yang menghubungkan Kota Kendari dengan sejumlah kabupaten/kota, antara lain Wanci, Waodeburi, Langara, Labuan, Tampo, Waara, Baubau, Mawasangka, Ereke, Bombana, Tongkuno, hingga Pinanggo.
Untuk moda kapal laut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyediakan armada KM Napoleon 77 dengan rute Kendari–Waodeburi dan Kendari–Wanci, serta KM Simba 1 dengan rute Kendari–Wanci.
Sementara untuk moda ferry, layanan mudik gratis dilayani oleh beberapa kapal, yakni KMP Bahteramas rute Kendari–Langara, KMP Kambaniru rute Amolengo–Labuan, KMP Nuku rute Torobulu–Tampo, KMP Tenggiri rute Baubau–Waara, serta KMP Sultan Murhum II rute Kamaru–Wanci.
Selain itu, tersedia pula transportasi darat DAMRI dengan rute Kendari–Mawasangka, Kendari–Baubau, Kendari–Tondasi, Kendari–Ereke, Kendari–Bombana, Kendari–Tongkuno, hingga Kendari–Pinanggo.
Pemberangkatan mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 18 Maret 2026, menyesuaikan dengan moda transportasi dan rute perjalanan.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran dan pengambilan tiket secara langsung dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Dalam satu kartu keluarga, layanan ini dapat digunakan maksimal oleh empat orang.
Pendaftaran tiket kapal laut dan ferry dilaksanakan pada 13–15 Maret 2026. Bagi calon penumpang yang menggunakan KMP Nuku, KMP Kambaniru, dan KMP Bahteramas, pendaftaran dapat dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, untuk pengguna ferry KMP Tenggiri dan KMP Sultan Murhum II, selain di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, pendaftaran juga dapat dilakukan di Kantor UPTD Pelabuhan Penyeberangan Baubau.
Adapun pendaftaran untuk moda DAMRI dibuka pada 13–14 Maret 2026 di Terminal Tipe B Baruga, Kendari.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis dengan tertib serta mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan, sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. (red)












