BerandaDaerah

Musim Hujan, Pemprov Sultra Petakan Ruas Jalan Rawan Longsor

×

Musim Hujan, Pemprov Sultra Petakan Ruas Jalan Rawan Longsor

Sebarkan artikel ini
Pahri Yamsul. (FOTO: FAYSAL/MS)
Pahri Yamsul. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jalan longsor, khususnya saat musim hujan. Sejumlah ruas jalan provinsi diwilayah Sultra diketahui menjadi langganan longsor setiap tahun.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul mengatakan, pihaknya telah menyiagakan alat berat di titik-titik rawan guna mengantisipasi terputusnya akses jalan.

“Terkait kondisi jalan selama hujan, tentu kami selalu siaga. Di Sultra ini ada sejumlah daerah yang setiap tahunnya berulang kali terjadi longsor, sehingga harus diwaspadai,” terang Pahri Yamsul, saat diwawancarai awak media, Senin (30/6).

Menurutnya, beberapa wilayah rawan longsor tersebut di antaranya berada di Kecamatan Wolasi dan Punggaluku, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Dua titik ini tercatat sebagai lokasi yang paling sering terdampak longsor.

“Di Wolasi dan Punggaluku itu hampir setiap tahun terjadi longsor. Jadi alat berat selalu kami siapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, kawasan Kecamatan Maligano di Kabupaten Muna juga termasuk dalam daftar daerah dengan potensi longsor.

Sehingga, langkah antisipasi dengan penempatan alat berat secara strategis akan terus dilakukan, mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi di sejumlah daerah Sultra.

Pemerintah Provinsi Sultra juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi daerah perbukitan dan lereng, untuk lebih berhati-hati selama musim penghujan.

“Kami siap operasikan alat berat tergantung kebutuhan di lapangan. Yang jelas kami tidak mau kejadian longsor sampai memutus akses warga,” ungkapnya. (FA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!