BerandaDaerah

Pemprov Sultra Gelar High Level Meeting P2DD, Dorong Digitalisasi Pajak Daerah

×

Pemprov Sultra Gelar High Level Meeting P2DD, Dorong Digitalisasi Pajak Daerah

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar High Level Meeting Rapat Pimpinan Daerah Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) dengan tema “Membangun Kemandirian Daerah Melalui Ekosistem Digital Pendapatan Asli Daerah (PAD)”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (29/12/2025).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Sultra yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, La Ode Fasikin.

Rapat dilanjutkan dengan sesi audiensi yang dipimpin langsung Kepala Bapenda Sultra, Mujahidin. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Direktur Pemasaran Bank Sultra, Ronal Siahaan, serta Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra, Edwin Permadi.

La Ode Fasikin menyampaikan bahwa rapat koordinasi tingkat pimpinan daerah ini bertujuan untuk mendorong percepatan digitalisasi pajak dan retribusi daerah di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.

“Tujuan dari digitalisasi ini sangat baik, yakni untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah, mengurangi kebocoran, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar La Ode Fasikin kepada awak media.

Ia menegaskan, Pemprov Sultra terus mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar menerapkan sistem digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya berdampak pada peningkatan transparansi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan PAD.

Pada kesempatan tersebut, beberapa daerah di Sultra juga menerima penghargaan atas komitmen dan capaian dalam digitalisasi pengelolaan pajak daerah, di antaranya Kabupaten Wakatobi dan Konawe Kepulauan.

“Daerah-daerah lain akan terus kita pacu dan kita dukung agar segera melakukan digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi. Ini adalah salah satu langkah strategis untuk mengurangi kebocoran sekaligus mengoptimalkan peningkatan PAD,” jelasnya.

La Ode Fasikin menambahkan, berkat berbagai upaya yang telah dilakukan, capaian kinerja penerimaan daerah Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2025 telah mencapai sekitar 98 persen.

“Alhamdulillah, capaian kita tahun ini sudah mendekati target maksimal. Tahun depan, kita upayakan agar hasil ini dapat ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!