;

Pertama di Sultra, Dirlantas Polda dan BPTD Pantau Penerapan Traffic Light Portabel

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra memantau penerapan traffic light portabel di Simpang Empat Taman Lalu Lintas Polda Sultra, Rabu (28/10/2026).

Penerapan lampu lalu lintas portabel tersebut menjadi inovasi pertama di Sulawesi Tenggara untuk mendukung pengaturan arus kendaraan, khususnya pada persimpangan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi.

Pemantauan dipimpin Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, didampingi Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak. Turut hadir Kepala Seksi Sarana Rahmat Hadisi T, Kepala Seksi Lalu Lintas Junet Aryadi Prasastyo, Kepala Seksi Prasarana Dony Zulputra, serta Kabag Binops Ditlantas Polda Sultra, AKBP Faisal.

Kombes Pol. Dr. Argowiyono mengatakan, penerapan traffic light portabel merupakan inovasi BPTD Sultra yang diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus kendaraan sekaligus meminimalkan potensi konflik lalu lintas dan kecelakaan.

“Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kelancaran arus kendaraan sekaligus meminimalkan potensi konflik lalu lintas dan kecelakaan,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan pemantauan tersebut merupakan tindak lanjut dari joint survey trouble spot atau survei bersama terhadap titik-titik permasalahan lalu lintas yang dipimpin Kapolda Sultra bersama instansi terkait.

Survei tersebut bertujuan mengidentifikasi persoalan lalu lintas di lapangan sekaligus merumuskan langkah penanganan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil pengamatan sementara, penerapan traffic light portabel di Simpang Empat Taman Lalu Lintas Polda Sultra menunjukkan hasil positif. Arus kendaraan di persimpangan tersebut terpantau lebih lancar.

Meski demikian, pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan efektivitas pengoperasian perangkat serta mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat.

“Berdasarkan hasil pengamatan sementara, penerapan traffic light portabel di Simpang 4 Taman Lalu Lintas Polda Sultra menunjukkan hasil positif, dengan arus lalu lintas yang terpantau lebih lancar. Pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan efektivitas pengoperasian perangkat serta mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Seiring dengan penerapan inovasi tersebut, masyarakat diimbau untuk memperhatikan keberadaan lampu lalu lintas yang kini telah terpasang di Simpang Empat Taman Lalu Lintas Polda Sultra.

Seluruh pengguna jalan diharapkan mematuhi isyarat lampu lalu lintas, rambu, dan marka jalan serta tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Patuhi rambu dan isyarat lalu lintas, karena kecelakaan berawal dari pelanggaran,” menjadi pesan bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa disiplin dalam berlalu lintas.

Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2026, masyarakat Sulawesi Tenggara juga diharapkan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, termasuk menghormati hak pengguna jalan lainnya.

Sinergi antara Ditlantas Polda Sultra dan BPTD Sultra ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam menghadirkan inovasi rekayasa lalu lintas yang adaptif dan berorientasi pada keselamatan.

Ke depan, hasil evaluasi penerapan traffic light portabel tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penanganan titik-titik rawan kemacetan lainnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui kolaborasi dan langkah nyata tersebut, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang semakin tertib, aman, lancar, dan berkeselamatan di wilayah Sulawesi Tenggara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;