MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – La Ode Darwin secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2025–2030.
Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD I Partai Golkar Sultra yang digelar di Hotel Claro Kendari, Minggu (2/11/2025).
Penetapan La Ode Darwin sebagai Ketua DPD I Golkar Sultra dituangkan dalam Surat Keputusan Musda Nomor 10/11/2025, yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Pimpinan Sidang, Basri. Surat itu berisi tentang pengesahan ketua terpilih DPD I Partai Golkar Sultra masa bakti 2025–2030.
La Ode Darwin menyampaikan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi internal partai. Ia menekankan pentingnya persiapan dini menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang agar Golkar bisa tampil sebagai unsur pimpinan di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.
“Tahap awal, kita akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu. Target ke depan tentu kita siapkan sejak dini menghadapi Pileg. Pemetaan calon legislatif (caleg) harus dilakukan minimal dua tahun sebelum pemilihan, agar persiapannya matang,” ujar La Ode Darwin kepada awak media.
Ia juga menyoroti perlunya Golkar membangun kemandirian finansial agar tidak bergantung sepenuhnya pada dukungan dari kepala daerah atau anggota legislatif.
“Selama ini partai hanya berharap pembiayaan dari bupati, APBD, atau kontribusi anggota DPR. Ke depan, saya ingin setiap DPD II memiliki sumber pendanaan mandiri melalui usaha produktif,” jelasnya.
Menurut La Ode Darwin, partai harus mulai berpikir kreatif dalam mengelola sumber daya ekonomi. Ia mencontohkan model usaha yang bisa dilakukan, seperti membuka coffee shop, gerai UMKM, atau peternakan ayam petelur yang hasilnya dapat digunakan untuk membiayai kegiatan partai.
“Kalau partai punya usaha sendiri, maka akan ada pemasukan tetap untuk kegiatan organisasi. Misalnya DPD II bisa membuat usaha UMKM atau peternakan kecil. Hasilnya untuk membiayai partai. Ini bagian dari upaya menjadikan partai lebih mandiri,” terangnya.
Selain itu, La Ode Darwin menilai program pemerintah pusat dalam penguatan ketahanan pangan dapat menjadi peluang bagi partai untuk berkontribusi sekaligus memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
“Program ketahanan pangan nasional seperti MBG sangat potensial. Misalnya kebutuhan telur di daerah cukup tinggi, kita bisa berkontribusi di situ sambil memperkuat ekonomi partai,” tambahnya.
La Ode Darwin menegaskan komitmennya untuk membangun struktur partai yang kuat, solid, dan berdaya saing.
“Kita akan susun format dan strategi bersama seluruh DPD II agar partai ini semakin besar. Karena tanpa sumber daya dan kesiapan finansial, partai akan sulit berkembang,” tutup La Ode Darwin. (sal)












