;

Program MANTU Masuki Tahap Akhir, 150 Ibu Usaha Mikro di Kolaka dan Konawe Segera Terima Bantuan

Dr. La Ode Muhammad Shalihin.
Dr. La Ode Muhammad Shalihin.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 150 ibu pelaku Usaha Mikro di dua kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menerima bantuan Program Modal Usaha untuk Ibu-Ibu (MANTU), salah satu program unggulan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR). Bantuan ini diberikan kepada 100 pelaku usaha mikro di Kabupaten Kolaka dan 50 orang di Kabupaten Konawe.

Program MANTU dirancang untuk meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus menekan angka kemiskinan di Sultra. Bantuan modal sebesar Rp2 juta per penerima disalurkan melalui Bank Sultra setelah pemerintah menyiapkan rekening secara massal bagi para peserta.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Dr. La Ode Muhammad Shalihin, menjelaskan bahwa proses penyaluran kini memasuki tahap akhir.

“Progres terakhir untuk program MANTU Alhamdulillah sementara proses di BPKAD. Mudah-mudahan minggu ini sudah terbit SP2D-nya dan langsung kita arahkan kepada penerima ke Bank Sultra terdekat di Kolaka dan Konawe,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp300 juta. Para penerima nantinya cukup membawa KTP dan KK untuk syarat pencairan. Dana tersebut dapat langsung digunakan untuk kebutuhan produktif usaha masing-masing.

Shalihin menambahkan, program MANTU diharapkan menjadi stimulus bagi pelaku usaha, khususnya ibu-ibu, agar mampu mengakses pembiayaan yang lebih besar seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Tahun depan KUR secara nasional mencapai kurang lebih Rp320 triliun. Ini peluang besar. Dengan modal usaha yang meningkat, kita harapkan ekonomi pengusaha ibu-ibu bisa semakin berkembang,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa 60 persen dari total 313 ribu pelaku usaha mikro di Sultra adalah perempuan, sehingga program MANTU dinilai tepat sasaran dalam mendorong peningkatan pendapatan keluarga.

Terkait kelanjutan program pada tahun berikutnya, Shalihin menyebutkan akan bergantung pada kemampuan fiskal daerah.

“Kalau fiskal kuat, insya Allah program ini tetap dilanjutkan. Semua tergantung kekuatan anggaran yang tersedia,” katanya.

Program MANTU kini menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperkuat perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro perempuan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;