MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pengurus Wilayah Perkumpulan Pengusaha Kuliner Kreatif Indonesia (Apkulindo) Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dilantik untuk periode 2025–2028. Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakenwil) ini berlangsung di Hotel Claro Kendari, Kamis (2/10/2025), mengusung tema “Bersinergi Membangun Ekosistem Kuliner Berdaya Saing Halal, Modern, dan Berkelanjutan.”
Ketua Umum DPP Apkulindo, Masbukhin Pradhana, memimpin langsung pelantikan tersebut. Dalam kesempatan itu, Rahman Rahim resmi dikukuhkan sebagai Ketua Apkulindo Sultra periode 2025–2028. Acara ini turut disaksikan Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Belli, yang hadir mewakili Gubernur Sultra.
Belli menyampaikan apresiasinya atas hadirnya Apkulindo di Sultra. Ia menilai, keberadaan organisasi ini akan menjadi wadah penting bagi para pengusaha dan pelaku UMKM kuliner.
“Apkulindo hadir untuk memberi pendampingan kepada UMKM kuliner agar bisa berjejaring, saling membesarkan, serta meningkatkan kualitas usaha. Saya melihat pengurus yang dilantik bukan wajah baru di dunia pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga kami harap bisa bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan UMKM kuliner di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Apkulindo, Masbukhin Pradhana, menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk dan pengemasan kuliner.
“Tugas kami sebagai organisasi adalah membangun kapasitas pelaku usaha. Melalui pelatihan, diharapkan kualitas produk, packaging, hingga strategi pemasaran bisa meningkat, sehingga berimbas langsung pada peningkatan pendapatan anggota,” jelasnya.
Ketua Apkulindo Sultra, Rahman Rahim, menambahkan bahwa saat ini sudah ada lebih dari 200 anggota yang tergabung, terdiri dari 41 pengurus dan sekitar 180 anggota umum. Pihaknya menargetkan jumlah anggota bisa mencapai 1.000 orang pada tahun ini.
“Kami juga akan segera membentuk kepengurusan di lima kabupaten/kota, yakni Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Baubau, dan Wakatobi. Syaratnya sederhana, yang penting bergerak di bidang kuliner, baik restoran, UMKM makanan olahan, maupun usaha sejenis. Untuk jadi pengurus tentu ada syarat legalitas, tetapi untuk anggota umum lebih fleksibel,” terang Rahman.
Dengan kepengurusan baru ini, Apkulindo Sultra diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem kuliner kreatif yang berdaya saing, mendukung pariwisata, serta memperkuat ekonomi masyarakat di daerah. (sal)












