MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, meresmikan Bukit Zion Christian School Kendari dengan menandatangani prasasti sebagai simbol beroperasinya gedung sekolah tersebut, Senin (27/7/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD Kota Kendari, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran Bukit Zion Christian School menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kota Kendari. Kedatangannya bersama jajaran Pemerintah Kota Kendari disambut dengan Tarian Mondotambe, tarian penyambutan khas Sulawesi Tenggara yang dipersembahkan oleh para guru sekolah tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Siska menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bukit Zion Christian School atas komitmennya dalam mengembangkan dunia pendidikan. Menurutnya, peresmian gedung baru ini bukan hanya menjadi pencapaian yayasan, tetapi juga kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Kendari.
“Atas nama Pemerintah Kota Kendari, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya gedung Bukit Zion Christian School Kendari. Ini merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri sekaligus bukti nyata komitmen yayasan dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Kendari,” ujar Siska.
Ia berharap kehadiran gedung baru mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan semangat para guru dalam mendidik peserta didik.
“Semangat guru menjadi kunci utama. Ketika guru memiliki semangat dalam mengajar, maka anak-anak juga akan tumbuh dengan semangat belajar yang tinggi,” katanya.
Wali Kota juga mengapresiasi perkembangan Bukit Zion Christian School yang dalam kurun waktu tujuh tahun berkembang dari hanya 16 siswa menjadi lebih dari 100 peserta didik. Saat ini sekolah tersebut telah menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, hingga SD, dan berencana membuka jenjang SMP pada tahun depan.
Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bukti keseriusan yayasan dalam membangun lembaga pendidikan yang berkelanjutan.
“Kami melihat komitmen yayasan sangat jelas. Dimulai dari PAUD, kemudian berkembang hingga SD, dan akan dilanjutkan ke jenjang SMP. Ini menunjukkan bahwa yayasan benar-benar serius membangun pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Siska menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Ia menyebut capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari tahun 2026 yang mencapai 84,36 dan menempatkan Kota Kendari pada peringkat keenam secara nasional tidak terlepas dari kontribusi sektor pendidikan.
“Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Tidak mungkin sebuah daerah menjadi maju dan sejahtera tanpa didukung pendidikan yang berkualitas. Karena itu, kami terus mendorong sinergi antara pemerintah dengan seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta,” tegasnya.
Sebagai Bunda PAUD Kota Kendari, Siska juga mengajak seluruh lembaga pendidikan mendukung program wajib belajar 13 tahun yang dimulai sejak pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.
Ia turut mengapresiasi komitmen Bukit Zion Christian School yang membuka kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Saya sangat mengapresiasi karena meskipun memiliki basis pendidikan keagamaan, sekolah ini tetap terbuka untuk umum. Ini menunjukkan semangat inklusivitas dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bukit Zion Christian School, Tan Robert Tandry, M.M., mengungkapkan rasa syukur atas peresmian gedung sekolah tersebut. Menurutnya, momen ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi yayasan menghadirkan pendidikan Kristen yang berkualitas, berkarakter, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Hari ini bukan sekadar peresmian sebuah bangunan, tetapi tonggak perjalanan visi kami untuk menghadirkan pendidikan Kristen yang berkualitas, membentuk karakter Kristus, dan memberikan dampak bagi keluarga, Kota Kendari, bahkan dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Bukit Zion Christian School tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik sejak usia dini melalui pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan emosional.
Menurutnya, pembentukan karakter sejak jenjang PAUD menjadi salah satu fokus utama sekolah agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan di masa depan. (red)












