Daerah

SIMBUNHORTI Siap Diperluas ke Tiga Daerah, Disbunhorti Sultra Pacu Inovasi Pelayanan Publik

×

SIMBUNHORTI Siap Diperluas ke Tiga Daerah, Disbunhorti Sultra Pacu Inovasi Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui Sistem Informasi Manajemen Perkebunan dan Hortikultura (SIMBUNHORTI). Inovasi tersebut kini dipersiapkan untuk direplikasi di tiga kabupaten sebagai bagian dari penguatan inovasi daerah.

Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Internal Inovasi Daerah yang dipimpin Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, Dr. LM Rusdin Jaya, di ruang rapat dinas setempat, Selasa (14/7/2026).

Rapat yang dihadiri Sekretaris Dinas, para kepala bidang, kepala UPTD, Kasubag Kepegawaian, pejabat fungsional, serta Tim Teknis Inovasi membahas evaluasi progres pemenuhan indikator penilaian inovasi daerah, penyempurnaan sistem pelayanan, hingga persiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) SIMBUNHORTI.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, Dr. LM Rusdin Jaya, menegaskan bahwa SIMBUNHORTI merupakan inovasi strategis yang dikembangkan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, khususnya bagi masyarakat di sektor perkebunan dan hortikultura.

“Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar dokumen pendukung penilaian inovasi telah terpenuhi. Namun, masih terdapat beberapa indikator yang harus disempurnakan agar mampu memperoleh hasil optimal dalam penilaian inovasi daerah,” ujar Rusdin Jaya.

Untuk itu, seluruh bidang diminta mempercepat penyelesaian dokumen pendukung serta menyiapkan draf kerja sama, termasuk pemetaan kesiapan regulasi dan infrastruktur pada tiga kabupaten yang menjadi target replikasi SIMBUNHORTI.

Dinas juga menetapkan batas waktu penyelesaian seluruh dokumen dan indikator inovasi hingga 29 Juli 2026 agar proses penilaian dapat berjalan sesuai target.

Dalam rapat tersebut juga disepakati penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengajuan proposal bantuan dan pelayanan publik melalui fitur SIPROPAN yang terintegrasi dalam SIMBUNHORTI.

“Pembaruan sistem dilakukan dengan mengelompokkan layanan ke dalam dua kategori utama, yakni proposal bantuan dan pelayanan publik, sehingga proses administrasi menjadi lebih sederhana, efektif, dan mudah diakses,” tambahnya.

Selain itu, setiap bidang dan UPTD diminta segera memperbarui data administrator sistem guna memastikan operasional aplikasi berjalan secara optimal.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur, Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra juga akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SIMBUNHORTI yang diikuti sekitar 70 peserta.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sultra serta melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah yang tergabung dalam Jejaring Inovasi.

Tak hanya berfokus pada pengembangan aplikasi, rapat juga menghasilkan kesepakatan mengenai pemberlakuan format baru laporan kinerja harian bagi pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Format tersebut mulai diterapkan efektif pada 15 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin administrasi sekaligus mempermudah evaluasi kinerja pegawai.

Menutup rapat, Dr. LM Rusdin Jaya meminta seluruh kepala bidang dan kepala UPTD terus memperkuat koordinasi dan komunikasi agar seluruh agenda pengembangan SIMBUNHORTI berjalan sesuai rencana.

“Setiap administrasi, dokumentasi kegiatan, dan laporan kinerja harus tertata dengan baik sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!