SMAN 2 Kendari Galang Dana Bantu Korban Banjir di Sultra

Kepala Dikbud Sultra Yusmin, saat menghadiri acara ramah tamah kelas XII SMAN 2 Kendari bertempat disalah satu hotel di Kendari, Jumat (17/5) malam.
Kepala Dikbud Sultra Yusmin, saat menghadiri acara ramah tamah kelas XII SMAN 2 Kendari bertempat disalah satu hotel di Kendari, Jumat (17/5) malam.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kendari menggalang dana untuk bantu korban banjir di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Yusmin saat menghadiri acara ramah tamah perpisahan kelas XII SMAN 2 Kendari bertempat disalah satu hotel di Kendari, Jumat (17/5) malam.

Kepala Dikbud Sultra, Yusmin menyampaikan acara perpisahan siswa-siswi kelas XII SMAN 2 Kendari merupakan malam kebahagiaan bagi mereka yang sudah menamatkan pendidikannya selama tiga tahun.

“Dan rasa bahagia ini kita tentu bukan hanya kita yang bahagia sendiri, orang lain juga harus bahagia. Dan di luar sana kita lihat banyak sahabat kita yang terkena dampak banjir di mana-mana sehingga itu menjadi ajang kegiatan sosial. Jadi mereka ada inisiatif untuk bagaimana menggalang dana mulai dari orang tua siswa, guru, kepala sekolah, pengawas dan juga termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.

Dikatakan, galang dana sendiri untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir baru dimulai dari SMAN 2 Kendari dan tidak menutup kemungkinan kepada SMA/SMK yang lain ikut menggalang dana.

“Jadi ini sesuai kemampuannya Rp1.000 atau Rp2.000 dan ini tidak ada paksaan yang iklas saja. Jadi ini kita bantu saudara kita yang hari ini lagi susah, supaya muncul rasa empati dari anak-anak kita sendiri sehingga ini akan terbawa terus menerus,” jelasnya.

Dia bilang, bantuan tersebut akan diserahkan langsung para pelajar kepada korban terdampak banjir.

“Jadi anak-anak kita yang tamat ini yang akan serahkan bukan kita. Supaya mereka ikut didoakan oleh orang-orang banyak,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Kendari Nur Aida menyampaikan, galang dana bantu korban banjir sendiri merupakan program inspiratif dan bisa memberikan dampak kepada semua pihak yang terdampak banjir.

“Karena ini salah satu bentuk kepedulian dan nilai sosialnya sangat tinggi dimana anak-anak kita diajarkan untuk bagaimana penduli kepada sesama. Karena hari ini kita tau korban banjir ada dimana-mana khususnya kota Kendari,” jelasnya.

Nur Aida mengukapkan pihaknya sudah memulai galang dana untuk bantu korban terdampak banjir dimana saat ini sudah terkumpul kurang lebih Rp1,4 juta.

“Jadi diawali di sekolah itu dengan Rp1.000 dan didalam acara rama tamah Pak Kadis ikut berdonasi. Dan ini merupakan kesan bahwa dimalam ini kita tidak hanya berbagai sendiri tetapi membagi kebahagiaan kepada korban terdampak banjir di Kota Kendari khususnya,” tandasnya. (**)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!