MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dalam rangka mensukseskan Program Kerja 100 Hari Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Hugua, Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sultra menggelar kegiatan Pasar Tani Hortikultura, yang bertujuan membantu pengendalian inflasi sekaligus mendekatkan produk pertanian langsung ke tangan konsumen, Rabu (4/6).
“Pelaksanaan Pasar Tani Hortikultura hari ini adalah merupakan bagian dari Program Kerja 100 Hari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya.
Dikatakan, pasar tani sebagai salah satu upaya penanganan inflasi di daerah dengan cara memperpendek mata rantai pasar dari petani langsung kepada pembeli/konsumen.
“Untuk itu diharapkan pelaksanaan pasar tani dapat dilaksanakan di wilayah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara sehingga mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Rusdin menyebutkan, pasar Tani di beberapa wilayah/daerah sangat membantu petani/pelaku usaha produk hortikultura dalam memasarkan produknya secara langsung sampai kepada konsumen. Manfaat dari kegiatan pasar tani ini antara lain menyediakan produk sayuran segar, buah segar dan produk hortikultura olahan berkualitas dengan harga terjangkau karena didatangkan langsung dari petani/pelaku usaha hortikultura.
“Kemudian pembantu petani/pelaku usaha hortikultura dalam memasarkan produknya secara langsung sampai kepada konsumen. Selanjutnya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok utamanya komoditas hortikultura agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Serta sebagai bentuk promosi produk unggulan hortikultura yang ada di daerah khususnya di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Produk hortikultura yang dijual dalam pasar tani hari ini sebanyak 19 komoditi. Yang berasal dari Kabupaten Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan dan Kota Kendari. Untuk harga jual produk di pasar tani adalah harga jual dari petani dengan kenaikan maksimal Rp. 2.000,- atau minimal sama dengan harga pasar.
Adapun nilai transaksi hasil penjualan hari ini adalah Rp. 4.930.000,-. Dengan Jenis Produk sebagai berikut :
No Produk Harga Jual (Rp)
1. Cabai Keriting 45.000/kg
2. Cabai Besar 55.000/kg
3. Cabai Rawit 58.000/kg
4. Tomat 10.000/kg
5. Kangkung 3.000/ikat
6. Sawi 5.000/ikat
7. Kacang Panjang 4.000/ikat
8. Pakis 5.000/ikat
9. Bayam 5.000/ikat
10. Pepaya 5.000/kg
11. Semangka 9.000/kg
12. Melon Putih 8.000/kg
13. Melon Orange 10.000/kg
14. Daun Bawang 22.000/kg
15. Kemangi Daun 5.000/ikat
16. Seledri Pot Besar 50.000/pot
17. Seledri Polibag 10.000/pot
18. Daun Bawang Pot 20.000/pot
19. Daun Bawang Polibag 12.000/polibag
Sementara teknis pengambilan produk hortikultura di tingkat petani adalah dengan cara pengambilan langsung di kebun-kebun petani yang sementara panen ataupun melalui pengiriman dengan angkutan umum. Adapun harga produk yang dibeli oleh Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sultra adalah sesuai dengan harga yang dipasarkan petani melalui pedagang pengumpul atau sesuai dengan harga jual yang telah ditetapkan petani.
“Mekanisme pembayaran produk adalah melalui pembayaran tunai ataupun dengan angsuran sesuai dengan kesepakatan dengan petani. Kegiatan Pasar Tani selanjutnya diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat umum serta mampu menyediakan produk perkebunan dan hortikultura yang lebih beragam dalam jumlah yang besar,” pungkasnya. (**)












