MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Sulawesi Tenggara menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran generasi muda menghadapi tantangan zaman. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, dalam amanatnya menegaskan bahwa pemuda kini membawa peran perjuangan yang telah bertransformasi, namun semangat kebangsaan harus tetap berkobar.
Menurutnya, perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, tetapi melalui kecerdasan, integritas, dan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak, Indonesia tidak boleh kalah,” seru Gubernur.
Ia menambahkan bahwa generasi muda saat ini hidup dalam situasi yang penuh tantangan dan perubahan cepat. Kendati demikian, pemuda Indonesia harus tetap berani dan tidak gentar, karena masa depan bangsa berada di pundak mereka.
“Dunia bergerak cepat, tantangan semakin berat, tapi kita tidak boleh takut. Anak muda yang jujur, tangguh, dan berani adalah kekuatan sejati bangsa,” tegasnya.
Lebih jauh, Andi Sumangerukka mengajak pemuda untuk menjadi patriot sejati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata.
“Kita butuh pemuda yang patriot, yang tetap berdiri walau badai datang,” ujarnya.
Mengutip pesan Presiden, ia juga memberikan motivasi kepada generasi muda Sultra untuk terus bermimpi besar dan tidak takut gagal.
“Seperti kata Pak Presiden, jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian adalah penentu masa depan,” ucapnya.
Menutup sambutan, Gubernur mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga kobaran semangat Sumpah Pemuda demi menjaga martabat bangsa.
“Mari kita jaga api perjuangan ini, mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar,” pungkasnya. (sal)












