DaerahPendidikan

64 Siswa SMAN 4 Kendari Tembus Kampus Top Nasional Lewat Jalur Prestasi

×

64 Siswa SMAN 4 Kendari Tembus Kampus Top Nasional Lewat Jalur Prestasi

Sebarkan artikel ini
Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, S.Pd., M.Pd. (FOTO: FAYSAL/MS)
Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, S.Pd., M.Pd. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 64 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kendari berhasil lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 62 siswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sementara 2 siswa lainnya lolos melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN).

Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui para siswa.

“Alhamdulillah, tahun ini ada 64 siswa yang lolos jalur bebas tes, terdiri dari 62 siswa melalui SNBP dan 2 siswa melalui SPAN PTKIN,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, para siswa yang lolos tersebut tersebar di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar Sulawesi Tenggara. Beberapa di antaranya diterima di Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Malang, Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Hasanuddin (Unhas), hingga perguruan tinggi keagamaan seperti IAIN Alauddin Makassar dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Selain itu, sejumlah siswa juga diterima di Universitas Halu Oleo (UHO).

Meski demikian, Liyu mengakui jumlah kelulusan tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total lebih dari 200 siswa yang diusulkan mengikuti jalur bebas tes, hanya 64 siswa yang dinyatakan lolos.

Menurutnya, hal tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh perubahan mekanisme seleksi yang belum sepenuhnya dipahami, termasuk faktor nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang turut menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.

“Kami belum mengetahui secara detail mekanisme penyaringan yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Ini menjadi evaluasi bagi kami ke depan,” jelasnya.

Ia pun memberikan motivasi kepada siswa yang belum berhasil lolos agar tidak berkecil hati dan tetap mempersiapkan diri menghadapi jalur seleksi berikutnya.

“Kami berharap siswa yang belum lolos dapat meningkatkan intensitas belajar untuk menghadapi ujian berikutnya yang direncanakan berlangsung pada pekan keempat April ini. Peluang masih terbuka lebar,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta keseriusan dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi, termasuk TKA, yang menjadi salah satu syarat penting untuk masuk perguruan tinggi.

Liyu juga berpesan kepada siswa kelas XI dan generasi berikutnya agar mempersiapkan diri sejak dini.

“Belajar dengan baik dan serius menghadapi setiap tes. Jangan anggap remeh, karena itu menjadi penentu untuk bisa masuk ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” pungkasnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!