MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dua tim debat SMA Negeri (SMAN) 1 Kendari sukses menorehkan prestasi dalam Lomba Debat GenBI Gema 2026. Tim A berhasil meraih Juara I, sedangkan Tim B mengamankan Juara III dalam kompetisi yang digelar GenBI STIE 66 Kendari.
Kompetisi bertema “Argue First Learn Deeper: Membangun Generasi Cerdas Finansial Melalui Debat Kritis dan Literasi Keuangan di Era Digital” tersebut berlangsung pada 16 September 2026 di Aula Bank Indonesia.
Lomba debat menggunakan sistem Asian Parliamentary dengan mengangkat berbagai isu ekonomi dan persoalan aktual. Materi yang diperdebatkan mencakup isu krisis, digitalisasi UMKM, ketahanan pangan, hingga sejumlah persoalan yang berkembang di tingkat nasional maupun global.
Dalam sistem tersebut, peserta dibagi menjadi tim pro dan kontra. Setiap tim dituntut mampu membangun argumentasi, mempertahankan pendapat, sekaligus meyakinkan juri bahwa gagasan yang disampaikan memiliki dasar dan argumentasi yang kuat.
Tim A SMAN 1 Kendari yang berhasil meraih Juara I diperkuat Muh. Ridho Ramadhan, Ivanka Dafiyah Saudah Harahap, dan Zhafirah Kanzavelina Adidjaya. Ketiganya merupakan siswa kelas XII, masing-masing dari kelas XII A1, XII A1, dan XII E1.
Muh. Ridho Ramadhan mengatakan, keberhasilan timnya tidak lepas dari proses latihan yang telah dilakukan secara rutin. Tim tersebut bahkan telah berlatih debat selama sekitar dua tahun dengan berbagai metode untuk membiasakan diri menghadapi mosi secara spontan.
Salah satu metode latihan yang digunakan adalah impromptu. Dalam latihan tersebut, peserta baru mengetahui tema ketika latihan dimulai dan diberikan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan case building sebelum menyampaikan argumentasi.
“Latihannya biasanya setelah pulang sekolah. Kami diberi tema secara mendadak, kemudian sekitar 30 menit untuk melakukan case building. Bahkan latihannya tanpa melihat HP ataupun buku,” kata Ridho.
Menurutnya, pola latihan tersebut membuat mereka terbiasa berpikir cepat, menyusun argumen dalam waktu terbatas, serta merespons isu yang sebelumnya belum dipersiapkan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika mengikuti kompetisi GenBI Gema 2026.
Prestasi SMAN 1 Kendari semakin lengkap setelah Tim B berhasil meraih Juara III. Tim tersebut diperkuat Danisha Sofia Khairany, Zhafira Zhesuantry Zaini, dan Godiva Queen Al-Balqiz.
Zhafira Zhesuantry Zaini mengatakan, salah satu momen yang paling berkesan terjadi ketika Tim B harus berhadapan dengan Tim A SMAN 1 Kendari pada babak semifinal.
Pertandingan tersebut mempertemukan mereka dengan senior yang dinilai memiliki pengalaman lebih panjang dalam kompetisi debat. Meski sempat merasa tertekan, Zhafira menyebut pertandingan tersebut justru menjadi pengalaman berharga bagi timnya.
“Jujur, ketika pertama kali mendengar kami harus berhadapan dengan Tim A SMA Negeri 1 Kendari, kami langsung merasa hati kami jatuh. Yang kami lawan adalah senior kami sendiri yang sudah mewakili Sulawesi Tenggara dan memiliki pengalaman lebih dari dua tahun,” ujar Zhafira.
Menurutnya, menghadapi lawan yang memiliki kemampuan lebih tinggi memberikan kesempatan bagi timnya untuk belajar sekaligus mengembangkan kemampuan debat.
“Bertemu dengan teman sekaligus lawan yang mampu membawa kita ke level yang lebih tinggi merupakan pengalaman terbaik dan paling berharga dalam sebuah kompetisi,” katanya.
Prestasi tersebut juga menambah catatan pengalaman tim debat SMAN 1 Kendari di tingkat yang lebih tinggi. Sebelumnya, tim debat sekolah tersebut pernah mewakili Sulawesi Tenggara dalam Lomba Debat Indonesia yang diselenggarakan Puspresnas dan berhasil menembus babak 16 besar.
Lomba Debat GenBI Gema 2026 diikuti 10 tim dari delapan sekolah. Sejumlah sekolah mengirimkan lebih dari satu tim dalam kompetisi yang menguji kemampuan peserta dalam mengolah isu ekonomi, literasi keuangan, dan berbagai persoalan aktual melalui adu argumentasi.
Keberhasilan meraih Juara I dan III tersebut menjadi capaian membanggakan bagi SMAN 1 Kendari sekaligus menunjukkan konsistensi siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi, dan merespons berbagai isu aktual melalui kompetisi debat.
Ditempat yang sama, Kepala SMAN 1 Kendari, Nur Aida, S.Pd., M.Pd., mengaku bersyukur atas capaian yang diraih para siswanya. Menurutnya, dalam waktu singkat sejak dirinya bertugas di SMAN 1 Kendari, sejumlah prestasi telah berhasil ditorehkan siswa di berbagai bidang.
“Alhamdulillah, di SMA Negeri 1 Kendari dalam kurun waktu lebih kurang 10 hari saya di sini, deretan prestasi itu luar biasa. Mulai dari Juara II tingkat nasional musikalisasi puisi, Juara II tingkat nasional LKBB, Juara II tingkat nasional debat bahasa Inggris, dan sejumlah prestasi lainnya di tingkat provinsi,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan, sekolah terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang inspiratif.
“Pihak sekolah tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi nonakademik juga didukung. Kegiatan di sekolah bukan hanya nonakademik, akademiknya juga tetap berjalan,” katanya.
Nur Aida menambahkan, ke depan pihak sekolah juga akan memperkuat pembinaan di bidang akademik, khususnya untuk menghadapi berbagai olimpiade tingkat nasional.
“Kami sudah berdiskusi dengan bidang Litbang bagaimana ke depan pembinaan di bidang olimpiade ini bisa mencapai target prestasi tingkat nasional. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami meningkatkan prestasi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Editor: Faysal Ahmad












