MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Beban Kerja Dosen (BKD) dan Pengusulan Jabatan Akademik Dosen (JAD), Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Mandala Waluya, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tersebut diikuti 20 dosen.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan dosen dalam memenuhi kewajiban akademik, menertibkan pelaporan kinerja, serta mempersiapkan pengembangan karier akademik di perguruan tinggi.
Bimtek dibuka oleh Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si., M.Sc. Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Dr. apt. Nikeherpianti Lolok, S.Farm., M.Farm., bersama para dosen peserta dan narasumber.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. I. Sahidin, M.Si., dan Dahir Maniar, SKM. Keduanya memberikan materi sekaligus pendampingan teknis mengenai pengisian BKD dan mekanisme pengusulan JAD, termasuk kelengkapan dokumen serta ketentuan administratif yang harus dipenuhi dosen.
Tingkatkan Ketertiban Pelaporan Beban Kerja Dosen
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si., M.Sc., mengatakan pengisian Beban Kerja Dosen merupakan bagian penting dalam pelaksanaan dan evaluasi tridarma perguruan tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Pelaporan yang tepat dan sesuai ketentuan diperlukan agar aktivitas akademik dosen dapat terdokumentasi secara sistematis dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, para dosen mendapatkan pemahaman mengenai tata cara pengisian BKD, penyiapan bukti pendukung kegiatan akademik, serta pentingnya ketepatan dan kesesuaian data dalam proses pelaporan.
Menurutnya, pendampingan teknis juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan laporan, sehingga kendala administratif dapat diidentifikasi dan ditangani dengan lebih baik.
Dorong Pengembangan Jabatan Akademik Dosen
Sementara itu, Ketua Panitia, Asbath Said, S.Kep., M.Kes., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengisian BKD, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap mekanisme pengusulan Jabatan Akademik Dosen.
Menurutnya, pengembangan jabatan akademik merupakan bagian penting dalam perjalanan karier dosen. Karena itu, proses tersebut perlu didukung perencanaan yang matang, pemenuhan persyaratan, serta dokumentasi kinerja akademik yang memadai.
“Melalui pemaparan materi dan diskusi bersama narasumber, peserta memperoleh penjelasan mengenai prosedur pengusulan jabatan akademik, persiapan dokumen pendukung, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar proses pengusulan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” paparnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat membantu dosen memahami tahapan pengembangan karier akademik secara lebih terarah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Perkuat Tata Kelola dan Mutu Akademik
Penyelenggaraan bimbingan teknis tersebut merupakan bagian dari upaya Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis Universitas Mandala Waluya untuk memperkuat tata kelola akademik dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dosen.
Melalui peningkatan pemahaman mengenai BKD dan JAD, fakultas berharap dapat mendorong terciptanya budaya akademik yang tertib administrasi, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Keikutsertaan 20 dosen dalam kegiatan ini juga menjadi langkah untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pelaporan kinerja dan pengembangan jabatan akademik. Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung perencanaan karier dosen sekaligus meningkatkan kualitas kontribusi akademik bagi institusi dan masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis Universitas Mandala Waluya berharap para dosen semakin siap melaksanakan pelaporan BKD secara tepat serta mempersiapkan pengusulan jabatan akademik sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi dosen secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Mandala Waluya. (red)












