MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat ketahanan pangan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta dukungan terhadap operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hingga 15 Oktober 2026, BULOG Kanwil Sultra telah menuntaskan penyaluran beras SPHP ke 102 titik KDKMP dengan total volume mencapai 303.250 kilogram atau 303,25 ton. Realisasi penyaluran tersebut telah mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan untuk wilayah Sulawesi Tenggara.
Penyaluran tersebut tersebar di sejumlah wilayah kerja BULOG, yakni Kanwil Sultra sebanyak 33 KDKMP, Baubau 21 KDKMP, Raha 21 KDKMP, Kolaka 20 KDKMP, dan Bombana tujuh KDKMP.
Capaian ini menjadi bagian dari upaya BULOG memperluas jangkauan distribusi beras SPHP melalui jaringan koperasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, KDKMP diharapkan dapat berperan dalam mempermudah akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Sultra, Erdi Baskoro, menegaskan bahwa BULOG mendukung penuh penguatan peran KDKMP sebagai salah satu saluran distribusi pangan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami mendukung penuh kesiapan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi dengan tidak membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi KDKMP, serta terus memperkuat koordinasi agar proses pemesanan, pengiriman, dan pelayanan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Erdi Baskoro, Senin (19/10/2026).
Sejalan dengan upaya tersebut, BULOG juga melanjutkan pemenuhan kebutuhan beras SPHP untuk 1.250 titik KDKMP. Jumlah itu ditargetkan diperluas secara bertahap hingga mencapai 8.000 titik.
Perluasan distribusi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan operasional koperasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta ketentuan penugasan pemerintah. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan pangan secara berkelanjutan ke lebih banyak wilayah.
Selain memperkuat distribusi beras SPHP, BULOG turut mendukung pemanfaatan KDKMP sebagai salah satu titik serah program Bantuan Pangan. Hingga 13 Oktober 2026, sebanyak 28 KDKMP di lima provinsi telah direalisasikan sebagai lokasi penyerahan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.
Jumlah tersebut terdiri atas 16 titik di Jawa Timur, lima titik di Jawa Barat, empat titik di Jawa Tengah, dua titik di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan satu titik di Sulawesi Selatan.
Pemanfaatan KDKMP sebagai titik serah Bantuan Pangan bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengesampingkan ketepatan sasaran. Setiap proses penyerahan bantuan tetap dilakukan melalui verifikasi identitas dan kesesuaian data penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pelibatan KDKMP dalam program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan fasilitas dan operasional masing-masing koperasi. Bagi wilayah yang KDKMP-nya belum siap menjadi titik serah, BULOG tetap melaksanakan penyaluran melalui mekanisme reguler agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Di sisi lain, langkah tersebut juga memberikan kesempatan bagi koperasi untuk meningkatkan kesiapan dan kapasitas pelayanan sebelum terlibat lebih jauh dalam distribusi bantuan pangan.
Untuk mendukung keberlanjutan program, BULOG terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional, PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi ini dilakukan guna memastikan kelancaran pasokan, distribusi, dan pelayanan pangan di lapangan.
Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat KDKMP sebagai jaringan distribusi kebutuhan pokok yang terintegrasi dengan program pangan pemerintah.
Melalui penyaluran beras SPHP dan pemanfaatan KDKMP sebagai titik serah Bantuan Pangan, Perum BULOG berkomitmen menjadikan koperasi sebagai mitra strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pangan.
Kehadiran BULOG melalui jaringan KDKMP diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan, mempermudah masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah. (red)












