Daerah

Distanak Sultra Telah Salurkan 75 Yunit Pompanisasi Pada Kelompok Tani

×

Distanak Sultra Telah Salurkan 75 Yunit Pompanisasi Pada Kelompok Tani

Sebarkan artikel ini
Laode Muhammad Rusdin Jaya.
Laode Muhammad Rusdin Jaya.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan pihaknya telah menyalurkan 75 yunit pompanisasi kepada kelompok tani di kabupaten/kota.

Kepala Distanak Sultra, Laode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, bantuan pompanisasi di Sultra berdasarkan dana Distanak dan surat dari kementerian pertanian pihaknya mendapatkan bantuan pompanisasi tahun 2024 mulai awal anggaran belanja tambahan (ABT) kurang lebih 385 yunit yang akan diberikan kepada kelompok petani.

“Posisi hari ini per 4 Agustus dilapangan yang sudah tersalurkan 75 yunit pompanisasi yang tersebar di sembilan kabupaten/kota,” kata Rusdin saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (6/8).

Dikatakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu tambahan bantuan pompanisasi sehingga menjadi 385 yunit di Sultra.

“Angka ini bisa berubah tergantung kondisi eksisting setelah dilakukan verifikasi CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) yang valid dilapangan. Ini kita mengantisipasi sampai puncak kemarau di bulan September berdasarkan amatan BMKG,” jelasnya.

Dijelaskan, jika 385 yunit bisa terpasang secara keseluruhan maka musim tanam tidak akan berpengaruh terhadap kondisi kekeringan.

“Jadi pompa tiba bisa langsung dimanfaatkan oleh petani kita yang lokasinya kekurangan air selama ini,” jelasnya.

Rusdin menambahkan, berdasarkan arahan menteri pertanian semua pompa yang sudah didistribusikan harus segera dimanfaatkan oleh petani agar tidak mengganggu jumlah produksi di masa tanam pertama dan kedua nantinya.

“Dan berdasarkan data BMKG untuk kekeringan di Sultra hampir semua merata di kabupaten/kota. Namun disentra produksi pangan yang rawan di Konawe Selatan dan Bombana karena irigasi nya masih kebanyakan dari tadah hujan beda dengan Konawe yang sudah punya irigasi teknis dan kolaka dan koltim sudah cukup bagus,” ungkapnya.

Rusdin berharap pada saat musim kemarau nanti sentra produksi yang di Konawe, Bombana, Konsel, Koltim dan Kolaka tidak terpengaruh karena sudah disuplai dengan bantuan pompanisasi.

“Dan saat ini yang sudah disalurkan pompanisasi ada di kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Muna, Buton Utara, Kolaka Timur, Kolaka, Bombana dalam proses, Buton Tengah dan Buton Selatan. Jadi semua pompanisasi yang sudah dibagi itu harus dimanfaatkan. Kami punya kewenangan untuk memindahkan pompa yang diberikan kalau tidak dimanfaatkan secara baik,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!