MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Setelah menjalani proses pembinaan selama empat tahun, enam Awardee Etos ID Kendari Angkatan 2022 resmi mengikuti Wisuda dan Lepas Juang Etos ID Wilayah Kendari yang digelar di Aula Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO), Sabtu (13/7/2026).
Mengusung tema “From Struggle to Legacy”, kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pembinaan sekaligus awal perjalanan pengabdian para alumni untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai pemimpin muda penggerak perubahan.
Wisuda dan Lepas Juang merupakan tahapan akhir dari proses pembinaan Etos ID, program pengembangan kepemimpinan mahasiswa di bawah naungan GREAT Edunesia–Dompet Dhuafa. Sejak berdiri pada 2003, Etos ID berkomitmen mencetak pemimpin muda yang tangguh (resilient leader), berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pendidikan.
Saat ini, sebanyak 241 mahasiswa dari angkatan 2022, 2023, dan 2025 yang tersebar di 15 perguruan tinggi di Indonesia tengah menjalani proses pembinaan Etos ID. Selain memperoleh bantuan pendidikan dan dukungan finansial, para awardee juga mendapatkan pembinaan karakter, mentoring akademik dan organisasi, pengembangan kepemimpinan, pelatihan kompetensi, jejaring nasional, hingga pendampingan dalam mempersiapkan karier maupun studi lanjut.
Di Kendari, program Etos ID telah berjalan sejak 2018 dengan pusat pembinaan di Universitas Halu Oleo. Selama lebih dari delapan tahun, program ini telah melahirkan puluhan alumni yang kini berkarya di berbagai bidang profesi dan terus berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Perwakilan Biro Akademik dan Kemahasiswaan UHO sekaligus Dosen FMIPA UHO, Ferdinand Hamundu, S.T., M.Sc., Ph.D., Pimpinan Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara Hasmin Roy, S.Pd., M.Pd., Tim Etos ID Pusat Rista Damayanti Anggraini, Fasilitator Etos ID Kendari Mardani Syarif, orang tua dan wali awardee, para alumni, serta sejumlah mitra Etos ID di Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Ferdinand Hamundu mengapresiasi kontribusi Etos ID sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam membentuk mahasiswa yang unggul, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kepemimpinan.
“Universitas Halu Oleo menyampaikan apresiasi atas konsistensi Etos ID dalam mendampingi mahasiswa selama masa perkuliahan. Kami berharap para alumni mampu menjaga integritas, terus mengembangkan kapasitas diri, serta menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Pimpinan Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara, Hasmin Roy, mengatakan pendidikan terbaik adalah pendidikan yang mampu melahirkan manusia yang bermanfaat bagi sesama.
“Hari ini bukan sekadar pelepasan enam awardee, tetapi momentum lahirnya generasi muda yang siap mengabdi. Kami berharap seluruh alumni Etos ID terus menjaga nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang telah dibangun selama pembinaan, sehingga mampu menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Tim Etos ID Pusat, Rista Damayanti Anggraini, menegaskan bahwa Lepas Juang merupakan tahapan penting dalam siklus pembinaan Etos ID yang menandai kesiapan para awardee memasuki dunia profesional dan pengabdian.
“Lepas Juang bukanlah akhir dari hubungan dengan Etos ID, melainkan awal dari peran baru sebagai alumni yang diharapkan terus bertumbuh, saling menguatkan, dan memberikan dampak positif di mana pun berada. Kami percaya setiap alumni memiliki potensi menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan bagi bangsa,” tuturnya.
Fasilitator Etos ID Kendari, Mardani Syarif, mengaku bangga atas perjalanan enam awardee yang berhasil menuntaskan seluruh proses pembinaan selama empat tahun.
“Kami menyaksikan sendiri bagaimana mereka bertumbuh dari mahasiswa baru menjadi pribadi yang lebih matang, percaya diri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Tema ‘From Struggle to Legacy’ mengingatkan bahwa setiap perjuangan akan menjadi bermakna ketika diwujudkan dalam karya dan pengabdian yang memberi manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Radiatul Adewia yang dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Etos ID Kendari Angkatan 2022 menyampaikan rasa syukur atas proses pembinaan yang telah membentuk karakter dan cara pandangnya.
“Etos ID telah mengajarkan kami bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter, kepedulian, dan keberanian mengambil peran di tengah masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah yang telah kami terima,” ujarnya.
Suasana haru juga terasa saat perwakilan orang tua awardee, Sinahari, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendampingi putra-putri mereka selama empat tahun.
“Kami melihat perubahan yang sangat berarti pada anak-anak kami. Mereka menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab, disiplin, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan melayani masyarakat. Atas nama seluruh orang tua, kami mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa, GREAT Edunesia, Tim Etos ID Pusat, para fasilitator, dan semua pihak yang telah mendampingi mereka. Semoga segala ikhtiar ini menjadi amal kebaikan yang terus mengalir manfaatnya,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Etos ID kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pembinaan yang berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan penguatan karakter, kepemimpinan, kompetensi, dan kepedulian sosial, Etos ID berharap para alumninya mampu menjadi pemimpin muda yang tangguh, adaptif, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Bagi enam alumni Etos ID Kendari Angkatan 2022, Lepas Juang bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melanjutkan perjuangan di ruang pengabdian yang lebih luas dengan membawa nilai-nilai kebaikan dan meninggalkan warisan (legacy) yang bermanfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. (rls/red)












