MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sultra yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Minggu (25/1/2026).
Sebagai simbol bergabungnya organisasi cabang olahraga gimnastik itu, bendera pataka FGI diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kelembagaan (OKK) FGI Sultra, Andi Sultan Bakri, SKM, M.Sc, kepada Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar.
Andi Sultan Bakri menjelaskan, perubahan nama organisasi dari Persatuan Senam Indonesia (Persani) menjadi Federasi Gimnastik Indonesia merupakan keputusan di tingkat nasional.
“Pada 22 Mei 2025, Persani secara resmi berganti nama menjadi Federasi Gimnastik Indonesia. Gimnastik Indonesia mencakup gimnastik artistik putra dan putri, gimnastik ritmik, aerobik, gimnastik umum, trampolin, hingga parkour,” jelasnya.
Ia menegaskan, perubahan nomenklatur tersebut bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga penguatan identitas cabang olahraga senam di Indonesia, termasuk di daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakerprov KONI Sultra, Sukrianto, mengatakan Rakerprov merupakan agenda tahunan yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembinaan olahraga di daerah.
Selain membahas penetapan tuan rumah agenda olahraga daerah, forum tersebut juga menyepakati penambahan dua cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yakni sepak bola dan senam.
Menurut Sukrianto, masuknya kembali senam sebagai cabor yang dipertandingkan menjadi bagian dari penegasan identitas olahraga tersebut seiring dinamika organisasi di tingkat nasional.
“Federasi Gimnastik Indonesia sebelumnya telah melaksanakan musyawarah nasional luar biasa pada 2025. Ini menjadi penegasan identitas dan redefinisi cabang olahraga senam, baik dari sisi gerakan, kelenturan, maupun karakteristiknya,” ujarnya.
Dengan resminya FGI Sultra sebagai anggota KONI, diharapkan pembinaan olahraga gimnastik di Sulawesi Tenggara semakin terarah dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (sal)












