MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang terus mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah melalui pembangunan Sarana Terpadu Lakidende di kawasan KONI Sultra.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Anis Mustamir, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi atlet maupun masyarakat.
Menurutnya, sejumlah fasilitas yang berada di kawasan KONI Sultra selama bertahun-tahun belum pernah mendapatkan perbaikan secara menyeluruh. Karena itu, pada tahun ini pemerintah mulai melakukan penataan dan pembangunan berbagai sarana olahraga.
“Beberapa gedung yang ada di kawasan KONI sudah cukup lama tidak mendapatkan perbaikan, bahkan ada yang sudah lima hingga sepuluh tahun. Tahun ini kami melakukan pembenahan dan pembangunan fasilitas olahraga yang lebih memadai,” ujar Anis saat di wawancara di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, proyek Sarana Terpadu Lakidende mencakup rehabilitasi sejumlah bangunan yang telah ada, termasuk fasilitas pendukung olahraga di kawasan KONI Sultra. Selain itu, pemerintah juga membangun sejumlah fasilitas baru seperti arena panjat tebing dan jogging track.
Anis menambahkan, pada lokasi yang sebelumnya direncanakan untuk lapangan tembak akan dialihkan menjadi arena panahan. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspek keamanan dan kondisi lingkungan sekitar yang berada di kawasan perkotaan dan berdekatan dengan permukiman warga.
“Lapangan tembak membutuhkan desain dan standar keamanan yang sangat khusus. Karena lokasinya berada di tengah kota dan dekat dengan pemukiman masyarakat, maka kami mempertimbangkan untuk mengalihkannya menjadi fasilitas panahan,” jelasnya.
Terkait progres pembangunan, Anis mengatakan tahap perencanaan telah selesai dilakukan. Saat ini pemerintah tengah memasuki proses lelang untuk menentukan pemenang pekerjaan konstruksi.
“Pra-desain sudah kami lakukan. Sekarang progresnya berada pada tahap proses lelang,” katanya.
Pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan sekitar Juli hingga September 2026. Sementara penyelesaian seluruh pembangunan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Target kami selesai tahun ini, Insya Allah pada Desember 2026,” ungkapnya.
Ia berharap sebagian fasilitas yang dibangun sudah dapat dimanfaatkan saat pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra mendatang.
Menurut Anis, pembangunan Sarana Terpadu Lakidende juga sejalan dengan visi Gubernur Sultra dalam meningkatkan kualitas olahraga daerah. Pemerintah tidak hanya fokus pada pembinaan atlet, tetapi juga berupaya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang prestasi.
“Pembinaan atlet harus didukung dengan fasilitas yang baik. Atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah juga perlu mendapatkan perhatian melalui penyediaan sarana olahraga yang layak dan modern,” pungkasnya. (sal)












