Pemprov Sultra Pastikan Pengerjaan Ruas Jalan Poli-Polia – Batas Konawe Selatan Sesuai Hasil Uji Laboratorium

Potret proses pengerjaan ruas jalan Poli-Polia - Batas Konawe Selatan. (Dok. Istimewa)
Potret proses pengerjaan ruas jalan Poli-Polia - Batas Konawe Selatan. (Dok. Istimewa)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga memastikan pengerjaan ruas Jalan Poli-Polia hingga perbatasan Konawe Selatan telah sesuai standar dan hasil uji laboratorium. Kepastian ini disampaikan untuk menjawab isu terkait dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menegaskan bahwa seluruh material yang digunakan telah melalui proses uji laboratorium dan pengawasan ketat. Proyek ini juga merupakan bagian dari Program “Jamaah” (Jalan Mulus Antarwilayah), salah satu program prioritas Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) bersama Wakil Gubernur Hugua, yang bertujuan membuka konektivitas antardaerah serta mempercepat distribusi barang dan jasa.

Progres Capai 60 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

Menurut Pahri, progres pembangunan jalan tersebut telah mencapai lebih dari 60 persen. Saat ini proses pengaspalan terus digenjot untuk mengejar target penyelesaian.

“Kontraknya sampai Desember, tapi kita dorong agar bisa selesai akhir November atau awal Desember. Kendala utama hanya cuaca, khususnya hujan yang bisa menghambat proses pengaspalan,” jelas Pahri, saat diwawancarai di kantornya, Senin (17/11/2025).

Terkait isu kualitas material yang sempat beredar, Pahri menyampaikan apresiasi atas kritik masyarakat, karena menurutnya hal itu menjadi pengingat agar pekerjaan dilakukan dengan benar.

“Setelah membaca isu tersebut, kami langsung rapat dengan kontraktor. Mereka juga bingung karena semua pekerjaan dilakukan sesuai hasil laboratorium dan review inspektorat. Pekerjaan juga belum selesai, progres masih berjalan,” katanya.

Pahri menegaskan bahwa pihaknya telah mengingatkan kontraktor untuk bekerja sesuai standar PU. Jika ditemukan material yang tidak sesuai spesifikasi laboratorium, maka akan langsung ditolak.

“Sejak awal sudah disepakati, kalau kerja asal-asalan, akan dibongkar. Dan sampai saat ini tidak ada yang asal-asalan,” tegasnya.

Gunakan Aspal Buton Sesuai Kadar, Kualitas Jadi Prioritas

Pengerjaan jalan sepanjang lebih dari 11 kilometer ini menggunakan Aspal Buton dengan kadar yang telah ditentukan sesuai ketentuan teknis. Pahri menegaskan, kualitas menjadi instruksi utama dari Gubernur ASR.

“Pesan Pak Gubernur, kualitas nomor satu. Tidak ada yang lain. Dan masyarakat sudah mulai merasakan manfaatnya serta menyampaikan ucapan terima kasih,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat dan komitmen menjaga mutu pekerjaan, Pemprov Sultra memastikan pembangunan ruas jalan Poli-Polia – batas Konawe Selatan berjalan sesuai standar dan terus dipercepat demi meningkatkan aksesibilitas antarwilayah. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!